Ketua TP Posyandu Tanjungpinang Pastikan Layanan Kesehatan Dasar Makin Optimal melalui Penguatan Posyandu

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar agar masyarakat memperoleh layanan yang semakin optimal, mudah diakses, dan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Komitmen tersebut disampaikan Weni saat menghadiri Asistensi Penguatan Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara luring dan daring yang diselenggarakan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepulauan Riau di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Rabu (22/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Weni didampingi Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, bersama perwakilan perangkat daerah dan instansi terkait. Kegiatan juga dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, beserta jajaran Tim Pembina Posyandu Provinsi.

Asistensi tersebut bertujuan memperkuat implementasi Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang mendukung penyelenggaraan enam bidang Standar Pelayanan Minimal, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pendekatan tatap muka maupun pemanfaatan teknologi digital.

Menurut Weni, penguatan Posyandu menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan yang dibutuhkan sejak masa kehamilan hingga lanjut usia.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau melalui Puskesmas dan Posyandu yang tersebar di seluruh wilayah kota.

“Pelayanan kesehatan dasar harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, Posyandu dan Puskesmas memiliki peran yang sangat penting sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat dalam memastikan seluruh layanan sesuai Standar Pelayanan Minimal dapat diterima oleh warga,” ujar Weni.

Menurutnya, Posyandu bersama Puskesmas merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, implementasi Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan tidak hanya dilakukan melalui pelayanan langsung atau luring, tetapi juga didukung oleh sistem pelayanan daring yang semakin terintegrasi.

Pada pelayanan luring, Posyandu bersama Puskesmas memberikan layanan kesehatan berdasarkan siklus hidup masyarakat, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak usia sekolah, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.

Pelayanan tersebut meliputi pemantauan tumbuh kembang anak, imunisasi, pemeriksaan kesehatan berkala, edukasi kesehatan, pelayanan gizi, hingga deteksi dini berbagai penyakit.

Sementara itu, untuk pelayanan daring, Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendorong pemanfaatan aplikasi pencatatan kesehatan terintegrasi sebagai sarana pencatatan, pelaporan, pemantauan, hingga pendaftaran layanan kesehatan secara digital.

Menurut Weni, digitalisasi pelayanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi data, mempercepat proses pelayanan, sekaligus mendukung penyusunan kebijakan kesehatan yang berbasis data.

Ia menegaskan, Tim Pembina Posyandu Kota Tanjungpinang akan terus melakukan pembinaan, pendampingan, dan evaluasi terhadap seluruh Posyandu agar implementasi Standar Pelayanan Minimal dapat berjalan secara optimal dan merata di seluruh wilayah.

“Kami akan memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmas bersama Posyandu di Kota Tanjungpinang, baik yang telah maupun yang masih dalam proses mengoptimalkan penerapan Standar Pelayanan Minimal secara luring dan daring, mendapatkan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan. Tujuannya agar seluruh masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, serta didukung sistem pencatatan dan pelaporan yang semakin baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Weni berharap asistensi yang dilaksanakan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepulauan Riau mampu memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Posyandu.

Ia menilai, kolaborasi yang baik akan mempercepat terwujudnya Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Melalui penguatan implementasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal, Pemerintah Kota Tanjungpinang optimistis Posyandu akan semakin mampu memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, penguatan Posyandu juga diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, meningkatkan kesadaran hidup sehat, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Kota Tanjungpinang.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *