Bintan, Jurnalkota.co.id
Jajaran Kodim 0315/Tanjungpinang melanjutkan pembangunan Jembatan Armco di Sungai Mentrus, Desa Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dengan melaksanakan tahap pengecoran pondasi plat foot, Sabtu (16/5/2026).
Pembangunan jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Darat melalui satuan teritorial dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat, khususnya akses penghubung antarwilayah pedesaan dan kawasan perkebunan warga.
Sejak pagi hari, personel TNI bersama masyarakat tampak bergotong royong melakukan proses pengecoran pondasi plat foot yang menjadi struktur utama penyangga jembatan Armco. Proses pengerjaan dilakukan secara teliti agar pondasi memiliki daya tahan dan kekuatan maksimal saat digunakan masyarakat nantinya.
Selain menggunakan peralatan manual, pengerjaan juga dibantu mesin molen untuk mempercepat proses pencampuran material beton. Suasana kebersamaan antara personel TNI dan warga terlihat begitu kuat selama proses pembangunan berlangsung.
Pembangunan Jembatan Armco tersebut diharapkan dapat menjadi solusi atas kesulitan akses yang selama ini dialami masyarakat, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan jalur penyeberangan menjadi sulit dilalui.
Keberadaan jembatan nantinya diyakini tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membantu mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat pemasaran.
Komandan Kodim 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf. Abdul Hamid, mengatakan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat melalui pembinaan teritorial yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Pembangunan jembatan ini tidak hanya bertujuan membuka akses penghubung masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TNI diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Abdul Hamid.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Menurut Abdul Hamid, akses jalan dan jembatan yang memadai akan mempermudah masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari, mulai dari distribusi hasil kebun, aktivitas perdagangan, hingga akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.
“Ketika akses masyarakat terbuka dengan baik, maka roda perekonomian juga akan bergerak lebih cepat. Karena itu, pembangunan seperti ini menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat pedesaan,” kata Abdul Hamid.
Warga Desa Toapaya Selatan pun menyambut positif pembangunan jembatan tersebut. Mereka mengaku selama ini mengalami kesulitan saat melintasi sungai, terutama ketika hujan deras menyebabkan debit air meningkat.
Salah seorang warga mengatakan keberadaan Jembatan Armco nantinya akan sangat membantu aktivitas masyarakat, terutama petani dan pekebun yang setiap hari melintasi kawasan tersebut untuk mengangkut hasil produksi.
“Kalau musim hujan, kami sering kesulitan melintas karena air sungai naik. Dengan adanya jembatan ini tentu sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Selain di Sungai Mentrus, pembangunan jembatan serupa juga dilakukan di kawasan Sungai Kang Boi sebagai bagian dari upaya peningkatan akses transportasi masyarakat di wilayah Kabupaten Bintan.
Dengan dilaksanakannya tahap pengecoran pondasi plat foot ini, pembangunan Jembatan Armco diharapkan dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi, sosial, maupun transportasi sehari-hari.
Program pembangunan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan infrastruktur pedesaan yang berkelanjutan.














