Selat Riau, Jurnalkota.co.id
KRI Halasan-630 dan KRI Alamang-644 melaksanakan latihan internal di perairan Selat Riau, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (1/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kesiapsiagaan unsur di jajaran Koarmada I guna memastikan setiap kapal perang berada dalam kondisi siap operasional.

Komandan KRI Halasan-630 Letkol Laut (P) Dwi Danang Suharnowo mengatakan, latihan ini bertujuan menguji sekaligus mengevaluasi kemampuan teknis dan taktis prajurit dalam menghadapi dinamika tugas di laut.
“Melalui latihan yang terukur dan berkesinambungan, kami memastikan unsur dan prajurit selalu siap menjalankan tugas pengamanan wilayah perairan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kedua unsur menjalankan sejumlah serial latihan. Materi Commcheck digelar untuk memastikan kelancaran komunikasi taktis antarkapal, kemudian dilanjutkan dengan Leaving Harbour sebagai prosedur keluar pangkalan secara aman dan terkoordinasi.
Selanjutnya, Mine Field Transit dan Tactical Maneuvering (Tacman) dilaksanakan untuk mengasah kecermatan navigasi serta ketepatan manuver dalam skenario ancaman ranjau dan pergerakan taktis di laut.
Selain itu, latihan Flaghoist dilakukan guna meningkatkan kemampuan komunikasi visual menggunakan isyarat bendera. Sementara Rasap (Replenishment at Sea Approach) difokuskan pada prosedur pendekatan dalam dukungan logistik di laut.
Pada serial Surface Raid Reporting Control Ship (SRRCS), kedua kapal melaksanakan latihan pengendalian dan pelaporan dalam skenario serangan permukaan. Latihan ini diarahkan untuk membangun koordinasi komando dan kendali yang efektif di antara unsur yang terlibat.
Pelaksanaan latihan tersebut merupakan tindak lanjut perintah Pangkoarmada I dalam rangka menjaga kesiapan tempur dan profesionalisme prajurit. Dengan soliditas antarunsur yang terus diasah, diharapkan kesiapsiagaan optimal dapat terjaga, khususnya dalam mengamankan kawasan strategis Selat Riau.









