Jakarta, Jurnalkota.co.id
KRI Teluk Celukan Bawang-532 dari Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada I melaksanakan latihan prosedur penembakan Meriam 25 mm saat sandar di Dermaga Sunda Pondok Dayung, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Latihan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan tempur prajurit untuk menjaga profesionalisme dan kesiapsiagaan unsur kapal perang di jajaran Koarmada I.
Kegiatan difokuskan pada penguasaan prosedur pengoperasian Meriam 25 mm, mulai dari tahap persiapan, pengecekan material, komunikasi komando, hingga mekanisme pengamanan personel.
Seluruh prajurit yang terlibat mengikuti latihan di bawah pengawasan perwira teknis dan perwira senjata kapal guna memastikan pelaksanaan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Komandan KRI Teluk Celukan Bawang-532 Letkol Laut (P) Muhammad Amarullah, M.Tr.Opsla., mengatakan latihan rutin tetap dilaksanakan meski kapal dalam kondisi sandar.
“Pembinaan kemampuan tempur tetap harus berjalan sebagai bentuk komitmen menjaga kesiapan operasional setiap saat,” ujarnya.
Perkuat Koordinasi Tim Tempur
Selain meningkatkan keterampilan teknis, latihan juga bertujuan membangun kekompakan tim penembak, termasuk koordinasi antara pengamat, pengendali tembakan, dan operator meriam.
Menurut Amarullah, sinergi antarpos tempur menjadi faktor utama dalam mendukung efektivitas serta keselamatan selama pelaksanaan latihan.
Melalui kegiatan tersebut, KRI Teluk Celukan Bawang-532 menunjukkan konsistensi dalam membina prajurit yang profesional dan siap menghadapi berbagai dinamika tugas di laut.
Latihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan nasional.












