Natuna, Jurnalkota.co.id
TNI Angkatan Laut terus mengasah profesionalisme dan kesiapan tempur prajuritnya melalui latihan rutin di wilayah strategis. Salah satunya dilakukan oleh KRI Silas Papare-386 yang menggelar latihan penembakan di perairan Laut Natuna Utara, Kamis (2/4/2026).
Latihan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan operasional unsur kapal perang dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, khususnya di wilayah perbatasan yang memiliki nilai strategis tinggi bagi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam latihan tersebut, prajurit melaksanakan penembakan menggunakan meriam kaliber 20 mm serta senjata ringan (senri) dengan sasaran buatan yang telah disiapkan di laut. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara sistematis untuk menguji kemampuan teknis sekaligus meningkatkan koordinasi antar prajurit dalam mengoperasikan sistem persenjataan kapal secara terpadu.
Komandan KRI Silas Papare-386 Mayor Laut (P) Firman Syahputra, menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian penting dalam menjaga profesionalisme prajurit TNI AL agar selalu siap menghadapi dinamika ancaman di laut.
“Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan ketepatan dan kecepatan dalam setiap pelaksanaan penembakan, serta memperkuat kerja sama tim di atas kapal. Selain itu, seluruh prajurit juga dilatih untuk tetap disiplin dalam menjalankan prosedur operasi standar,” ujarnya.
Ia menambahkan, aspek keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama selama latihan berlangsung. Setiap tahapan kegiatan diawasi secara ketat guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Menurut Firman, latihan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan individu prajurit, tetapi juga menitikberatkan pada integrasi sistem tempur kapal. Hal ini penting agar seluruh unsur di kapal dapat bekerja secara sinkron dalam situasi nyata.
“Koordinasi antarbagian menjadi kunci keberhasilan dalam setiap operasi tempur di laut. Oleh karena itu, latihan seperti ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.
Pelaksanaan latihan berlangsung aman dan lancar. Seluruh sasaran yang telah ditentukan dalam skenario latihan berhasil dihancurkan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa prajurit KRI Silas Papare-386 memiliki kesiapan yang optimal dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah perairan Indonesia.
Laut Natuna Utara sendiri merupakan salah satu kawasan yang memiliki arti penting, baik dari sisi pertahanan maupun ekonomi. Wilayah ini dikenal sebagai jalur pelayaran internasional sekaligus kawasan yang kaya akan sumber daya alam, sehingga membutuhkan pengawasan dan pengamanan yang intensif.
Dengan intensitas latihan yang terus dilakukan, TNI Angkatan Laut berharap seluruh unsur kapal perang, termasuk KRI Silas Papare-386, dapat selalu berada dalam kondisi siap operasional kapan pun dibutuhkan.
Latihan ini juga menjadi wujud komitmen TNI AL dalam menjaga stabilitas keamanan laut Indonesia serta memastikan kedaulatan negara tetap terjaga di tengah dinamika kawasan yang terus berkembang.








