Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mendorong Ikatan Kekeluargaan Bunguran Barat (IKBB) mengembangkan kuliner khas daerah menjadi produk unggulan bernilai ekonomi.
Hal itu disampaikan Lis Darmansyah saat menghadiri jalan sehat dan senam bersama IKBB Kota Tanjungpinang di halaman Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau, Tepi Laut, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lis mengatakan, organisasi kekeluargaan seperti IKBB memiliki peran strategis dalam menjaga hubungan antarwarga Bunguran Barat yang merantau di Tanjungpinang.
IKBB diharapkan tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga berperan dalam mendata dan memberikan perhatian kepada warga Bunguran Barat yang membutuhkan bantuan.
“Acara seperti ini merupakan momentum yang baik untuk mempersatukan seluruh keluarga besar Bunguran Barat. Melalui wadah ini, mari kita tingkatkan rasa kebersamaan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama,” kata Lis Darmansyah.
Selain memperkuat solidaritas sosial, IKBB dinilai dapat mengambil peran dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah kuliner khas Bunguran Barat.
Menurut Lis Darmansyah, kuliner daerah tidak hanya menjadi bagian dari identitas masyarakat, tetapi juga dapat dikemas menjadi produk yang memiliki nilai jual dan menjangkau pasar lebih luas.
“Bunguran Barat kaya akan kuliner. Ini merupakan potensi yang harus kita dorong dan kembangkan,” ujarnya.
“Jangan sampai kekayaan kuliner yang kita miliki hanya disajikan untuk keluarga. Kuliner tersebut harus dikemas menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi, dikenal lebih luas, dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” sambungnya.
Lis Darmansyah mengatakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendorong pengembangan produk unggulan daerah agar mampu bersaing sekaligus membuka peluang usaha baru.
Pengembangan tersebut, lanjut dia, perlu didukung dengan pemanfaatan teknologi digital agar produk masyarakat dapat dipromosikan dan dipasarkan secara lebih luas.
Dalam kesempatan itu, Lis Darmansyah juga menyinggung pemanfaatan digitalisasi untuk meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sosial.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang berencana meluncurkan Kartu BIMA SAKTI pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan masyarakat berbasis data.
“Di era digitalisasi, kita harus mampu memanfaatkan teknologi untuk kepentingan masyarakat. Dengan data yang terintegrasi, kita dapat melihat kondisi masyarakat dan menentukan bantuan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya,” jelas Lis Darmansyah.
Ia berharap IKBB terus berkembang sebagai organisasi yang memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan Kota Tanjungpinang.
“Semoga seluruh keluarga besar Ikatan Kekeluargaan Bunguran Barat tetap eksis, terus menjaga kebersamaan dan kekeluargaan, serta bersama-sama mendukung pembangunan di Kota Tanjungpinang,” tutur Lis Darmansyah.














