Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah berharap penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau 2026 dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta usaha kecil lainnya.
Kehadiran atlet, ofisial, dan kontingen dari berbagai kabupaten/kota di Kepulauan Riau dinilai membuka peluang usaha selama pertandingan berlangsung. Karena itu, manfaat menjadi tuan rumah diharapkan dapat dirasakan masyarakat, selain menjadi kesempatan bagi atlet daerah untuk meningkatkan prestasi.
Lis mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut tidak hanya dilihat dari perolehan medali maupun kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Aktivitas ekonomi yang langsung melibatkan masyarakat juga menjadi perhatian Pemerintah Kota Tanjungpinang.
“Bukan semata-mata kita mengejar PAD, tetapi paling tidak event sekelas provinsi begini tentunya memengaruhi sektor-sektor ekonomi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, pelaku UMKM dan usaha kecil lainnya,” kata Lis seusai pembukaan Porprov VI Kepri di Pelataran Tugu Sirih, Tepi Laut, Tanjungpinang, Minggu (1/11/2026).
Menurut dia, kesempatan menjadi tuan rumah perlu dimanfaatkan untuk memperluas manfaat penyelenggaraan kegiatan olahraga. Kehadiran peserta dari luar daerah diharapkan turut meningkatkan aktivitas usaha dan perputaran uang di tengah masyarakat.
Harapan tersebut menjadi salah satu alasan Lis menilai Porprov memiliki arti penting bagi Tanjungpinang. Selain mempertemukan para atlet dalam kompetisi, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
Lis menyebut, pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang kini berada di posisi ketiga di Kepulauan Riau, setelah Batam dan Bintan. Menurut dia, posisi tersebut meningkat dibandingkan awal 2025, ketika Tanjungpinang berada di peringkat keenam.
Di tengah upaya meningkatkan perekonomian itu, penyelenggaraan Porprov diharapkan dapat turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Sehingga tentunya pelaksanaan ini, harapan kita, ada pengaruhnya terhadap sektor ekonomi bagi masyarakat kita,” ujarnya.
Lis juga menjelaskan proses penetapan Tanjungpinang sebagai tuan rumah Porprov VI Kepri. Menurut dia, ajang tersebut semula direncanakan berlangsung di Kabupaten Lingga.
Namun, karena Lingga belum siap, penyelenggaraan kemudian ditawarkan kepada Batam. Setelah Batam juga belum siap, Tanjungpinang akhirnya dipercaya menjadi tuan rumah.
Lis mengatakan, Tanjungpinang telah tiga kali menjadi tuan rumah Porprov Kepri. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam penyelenggaraan, meskipun kota ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas, sarana, dan prasarana olahraga.
Ia menilai kesempatan menjadi tuan rumah kali ini sekaligus menjadi dorongan bagi Tanjungpinang untuk terus berbenah. Di bidang olahraga, penyelenggaraan di daerah sendiri diharapkan memberikan motivasi tambahan bagi atlet untuk meraih hasil terbaik.
Selain mengharapkan manfaat ekonomi, Lis menaruh harapan terhadap pencapaian kontingen Tanjungpinang dalam perebutan medali.
Berdasarkan klasemen sementara Porprov VI Kepri per 31 Oktober 2026 pukul 23.00 WIB, Tanjungpinang memimpin dengan raihan 10 medali emas. Batam berada di posisi berikutnya dengan tujuh medali emas.
Perolehan tersebut masih bersifat sementara karena pertandingan pada cabang olahraga lainnya masih akan berlangsung.
“Yang jelas sekarang posisi kita masih paling atas. Nanti kita lihat dengan adanya pertandingan-pertandingan lainnya,” kata Lis.
Pada penyelenggaraan Porprov sebelumnya, Tanjungpinang menempati peringkat kedua. Tahun ini, Lis berharap para atlet dapat meningkatkan pencapaian tersebut dan membawa Tanjungpinang menjadi juara umum.
Status sebagai tuan rumah diharapkan menjadi penyemangat bagi kontingen Tanjungpinang untuk bersaing dengan peserta dari daerah lain.
“Target semua daerah tentunya juara umum. Sebelumnya kita juara dua, mudah-mudahan dengan pelaksanaan di Kota Tanjungpinang ini memberikan motivasi kepada para atlet kita untuk meraih prestasi dan menjadi juara umum,” ujarnya.









