Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mendukung penuh pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-66 Tahun Anggaran 2026.
Hal itu disampaikan Lis Darmansyah saat menghadiri pembukaan kegiatan KKP Sespimmen Polri Dikreg ke-66 yang berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polresta Tanjungpinang, Jalan Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pendidikan strategis Polri dalam membentuk pemimpin tingkat menengah yang memiliki kemampuan kepemimpinan adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pembangunan nasional di tengah dinamika global dan perkembangan masyarakat yang terus berubah.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-66 tahun ini mengangkat tema “Mewujudkan Pimpinan Tingkat Menengah Polri, Kementerian dan Lembaga yang Membangun Keutamaan Pendidikan Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif”.
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan arah pembangunan sumber daya manusia aparatur yang tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis kepemimpinan, tetapi juga menitikberatkan pada penguatan moral, literasi, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan publik dan pembangunan nasional.
“Melalui pendidikan ini, kami berharap dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang profesional, adaptif, berintegritas, serta mampu mendukung berbagai program strategis pemerintah,” ujar Kombes Pol. Indra Ranu Dikarta.
Sementara itu, Wali Kota Lis Darmansyah mengapresiasi terselenggaranya program pendidikan tersebut dan menilai sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional maupun daerah.
Menurut Lis Darmansyah, tema yang diangkat dalam pendidikan Sespimmen Polri sangat relevan dengan kondisi saat ini, terutama dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, energi, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pendidikan kepemimpinan seperti ini sangat penting dalam membentuk karakter dan kompetensi aparatur yang profesional, humanis, serta mampu menjawab tantangan zaman, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan, energi, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” kata Lis Darmansyah.
Lis Darmansyah juga berharap kegiatan Kuliah Kerja Profesi tersebut dapat menjadi sarana bagi para peserta untuk memahami secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah, sekaligus menyusun langkah strategis dan solusi yang tepat melalui pendekatan yang presisi serta humanis.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tanjungpinang siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama program berlangsung, termasuk menyelaraskan program-program pembangunan daerah dengan agenda strategis nasional.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang beserta seluruh jajaran siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung, serta menyelaraskan program daerah demi mendukung terwujudnya ketahanan nasional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Lis Darmansyah menilai para peserta didik Sespimmen Polri nantinya diharapkan tidak hanya menjadi penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mampu berperan sebagai motor penggerak pembangunan serta inovator dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah, terutama pada sektor pemulihan ekonomi dan kemandirian pangan nasional.
Komitmen tersebut, lanjutnya, sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berorientasi pada penguatan tata kelola pemerintahan, keamanan, serta pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.
Pada akhir kegiatan, turut dilakukan penyerahan plakat dari Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-66 kepada Wali Kota Tanjungpinang sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan atas dukungan Pemerintah Kota Tanjungpinang terhadap pelaksanaan program pendidikan tersebut.









