Lomba Bertutur Jadi Ajang Asah Literasi dan Percaya Diri Anak di Tanjungpinang

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Sebanyak 100 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Tanjungpinang mengikuti Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Tanjungpinang.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang, Jalan Basuki Rahmat, Selasa (19/5/2026) itu menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya literasi sekaligus melestarikan budaya lisan di kalangan generasi muda.

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri mengatakan, lomba bertutur tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarpelajar, tetapi juga sarana pembelajaran untuk membangun kemampuan komunikasi anak sejak dini.

Menurut Elfiani, kegiatan tersebut mampu menumbuhkan minat baca, memperkaya kosakata, serta melatih keberanian siswa tampil di depan umum.

“Melalui kegiatan ini kita ikut melestarikan cerita daerah, nilai-nilai kearifan lokal, serta membangun karakter generasi muda yang cerdas dan berbudaya,” ujar Elfiani.

Ia menilai, kemampuan bertutur menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anak di tengah perkembangan teknologi dan kebiasaan digital yang semakin pesat.

Selain meningkatkan kemampuan berbicara, lomba tersebut juga diharapkan dapat menanamkan rasa percaya diri dan kemampuan berpikir kreatif pada peserta.

“Generasi emas Indonesia tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan karakter yang kuat,” katanya.

Elfiani juga mengingatkan para peserta agar menjadikan lomba tersebut sebagai pengalaman belajar yang berharga, bukan semata-mata mengejar kemenangan.

“Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi keberanian untuk tampil dan usaha yang dilakukan itulah yang paling penting,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang, Meitya Yulianty mengatakan, lomba bertutur menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas siswa sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya mempertahankan tradisi lisan dan cerita daerah agar tetap dikenal oleh generasi muda di tengah arus modernisasi.

“Melalui lomba ini peserta dilatih menyampaikan ide secara jelas, runtut, dan menarik di depan publik. Kegiatan ini juga membangun rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi anak,” ujar Meitya.

Kepala Bidang Pengembangan dan Perawatan Perpustakaan DPK Kota Tanjungpinang, Rosi Aryani menjelaskan, lomba diikuti 100 siswa SD dan MI dari berbagai sekolah di Kota Tanjungpinang yang didampingi 100 guru pembimbing.

Dari total peserta, sebanyak 23 peserta merupakan siswa laki-laki dan 77 lainnya perempuan.

Menurut Rosi, lomba dilaksanakan selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Mei 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang setiap harinya.

Adapun dewan juri pada kegiatan tersebut terdiri dari Amrie Poerbha Yogya Sayektie, Afitri Susanti, dan Rendra Setyadiharja.

Para pemenang akan mendapatkan piala, sertifikat, serta uang pembinaan mulai dari juara I hingga harapan III.

Peserta terbaik nantinya akan mewakili Kota Tanjungpinang pada ajang lomba bertutur tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

 

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *