Lingga, Jurnalkota.co.id
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Lingga berlangsung hangat dan penuh kepedulian. Di tengah semangat solidaritas pekerja, Polres Lingga hadir memberikan pelayanan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

Kegiatan yang digelar di Gedung Sanggar Praja, Dabo Singkep, Jumat (1/5/2026), itu tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan aparat kepolisian dalam memperkuat kepedulian sosial terhadap para pekerja.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Lingga. Bantuan itu diberikan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lingga bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Lingga sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan buruh, khususnya di tengah dinamika ekonomi yang masih menantang.
Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, turut ambil bagian dengan menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan pekerja. Kehadiran pimpinan kepolisian di tengah buruh menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor, sekaligus menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.
“Momentum Hari Buruh ini menjadi pengingat bahwa negara harus hadir untuk memastikan kesejahteraan pekerja. Kami ingin Polri tidak hanya dikenal sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang memberikan manfaat nyata,” ujar Pahala dalam sambutannya.
Selain penyaluran bantuan sosial, Polres Lingga juga menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan ini disambut antusias oleh para pekerja yang hadir, karena dinilai sangat membantu dalam menjaga kondisi kesehatan di tengah aktivitas kerja yang padat.
Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga dan puskesmas setempat, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan kolesterol, gula darah, dan asam urat. Tidak hanya itu, petugas juga memberikan edukasi kesehatan serta membagikan vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh.
Sejumlah pekerja yang hadir mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Mereka menilai kegiatan seperti ini jarang didapatkan dalam peringatan Hari Buruh, yang biasanya lebih identik dengan aksi penyampaian aspirasi.
“Biasanya kami hanya ikut kegiatan seremonial atau penyampaian aspirasi, tapi kali ini ada pemeriksaan kesehatan gratis. Ini sangat membantu, apalagi bagi kami yang jarang sempat cek kesehatan,” ujar salah seorang pekerja yang mengikuti pemeriksaan.
Hal senada juga disampaikan perwakilan serikat pekerja yang mengapresiasi sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan kepolisian dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat langsung bagi buruh.
Menurut mereka, perhatian terhadap kesejahteraan pekerja tidak hanya diukur dari kebijakan upah, tetapi juga dari kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesehatan para pekerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lingga menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup pekerja di daerah.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong program-program yang berpihak kepada pekerja, termasuk melalui peningkatan perlindungan tenaga kerja, pelatihan keterampilan, serta dukungan terhadap kesejahteraan keluarga pekerja.
Melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif, Polres Lingga bersama seluruh pemangku kepentingan berupaya memperkuat kepercayaan publik serta membangun hubungan yang harmonis antara aparat, pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja.
Peringatan Hari Buruh tahun ini pun menjadi bukti bahwa pelayanan Polri hadir secara nyata tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat. Kehadiran yang dekat, peduli, dan solutif diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan serta menciptakan iklim ketenagakerjaan yang lebih kondusif di Kabupaten Lingga.














