Pelayanan MTQ Kepri di Tanjungpinang Tuai Apresiasi, Kafilah Bawa Pulang Kesan Positif

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Pelayanan yang diberikan Pemerintah Kota Tanjungpinang selama menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2026 mendapat apresiasi dari para kafilah. Mulai dari penyambutan peserta, pelaksanaan perlombaan, hingga program city tour ke Pulau Penyengat dinilai memberikan pengalaman yang berkesan bagi para tamu dari berbagai kabupaten dan kota di Kepri.

Apresiasi tersebut disampaikan sejumlah perwakilan kafilah saat mengikuti rangkaian city tour di Pulau Penyengat, Kamis (9/7/2026). Mereka menilai penyelenggaraan MTQ berjalan tertib, pelayanan panitia responsif, serta mampu menghadirkan suasana yang nyaman selama mengikuti perlombaan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Natuna, Khaidir, mengatakan pelayanan yang diberikan Pemerintah Kota Tanjungpinang sudah dirasakan sejak rombongan tiba hingga seluruh rangkaian kegiatan MTQ berakhir.

Menurutnya, panitia mampu memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh peserta, baik saat proses penyambutan, pelaksanaan lomba, maupun ketika mengikuti city tour ke Pulau Penyengat.

“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang. Sejak kedatangan hingga kegiatan di Pulau Penyengat kami dilayani dengan sangat baik. Panitia juga sangat antusias memberikan pelayanan kepada seluruh kafilah,” kata Khaidir.

Ia juga berharap prestasi Kabupaten Natuna pada MTQ XII Provinsi Kepri tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“InsyaAllah ada peningkatan. Kami optimistis peringkat Kabupaten Natuna tahun ini lebih baik dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Kafilah Kabupaten Lingga, Muhammad Rizky. Ia menilai pelaksanaan city tour menjadi salah satu kegiatan yang memberikan nilai tambah dalam penyelenggaraan MTQ karena peserta tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga diajak mengenal sejarah dan budaya Melayu di Pulau Penyengat.

Menurut Rizky, selama berada di Tanjungpinang seluruh kebutuhan peserta mendapat perhatian dari panitia sehingga para kafilah dapat mengikuti perlombaan dengan nyaman.

“Selama mengikuti MTQ di Tanjungpinang kami mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Kami disambut dengan baik dan seluruh kebutuhan selama perlombaan juga dibantu panitia. Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan LPTQ Kota Tanjungpinang yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ ini,” ujarnya.

Ia mengatakan kunjungan ke Pulau Penyengat menjadi pengalaman yang sangat berharga karena peserta memperoleh penjelasan langsung mengenai sejarah Kesultanan Riau-Lingga serta tokoh-tokoh penting dalam perjalanan budaya Melayu.

Selain mengunjungi Masjid Sultan Riau dan kompleks makam tokoh-tokoh Melayu, para peserta juga mendapat penjelasan mengenai perjuangan Raja Haji Fisabilillah, sejarah Raja Ali Haji, hingga asal-usul Pulau Penyengat yang menjadi salah satu ikon wisata sejarah di Kepulauan Riau.

“Pengalaman ini menjadi pelajaran dan bekal bagi kami. Tahun depan Kabupaten Lingga menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Kepri, sehingga apa yang kami dapatkan selama di Tanjungpinang menjadi modal untuk mempersiapkan penyelenggaraan berikutnya,” kata Rizky.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang, Raja Kholidin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh kafilah, ofisial, dewan hakim, serta tamu undangan yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta selama pelaksanaan MTQ, baik dalam aspek penyelenggaraan lomba, akomodasi, maupun kegiatan pendukung seperti city tour.

Meski demikian, Raja Kholidin mengakui masih terdapat berbagai kekurangan selama pelaksanaan kegiatan. Karena itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kafilah apabila masih ada pelayanan yang belum maksimal.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh kafilah dan ofisial. Apabila selama pelaksanaan MTQ maupun kunjungan ke Pulau Penyengat masih ada kekurangan, kami mohon maaf. Semoga hal-hal baik yang diperoleh selama berada di Tanjungpinang dapat menjadi kenangan dan dibawa pulang ke daerah masing-masing,” ujarnya.

Pelaksanaan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan kompetisi seni baca Al-Qur’an, tetapi juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk memperkenalkan potensi wisata sejarah, budaya, dan religi kepada para tamu dari seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau. Melalui pelayanan yang baik dan berbagai kegiatan pendukung, pemerintah berharap para peserta membawa pulang kesan positif sekaligus menjadi duta yang turut mempromosikan Tanjungpinang sebagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Kepulauan Riau.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *