Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengapresiasi peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama serta kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah. Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Muhammad Yatim saat menghadiri Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan tasyakuran digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang dan diikuti oleh jajaran Kemenag, tokoh agama, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Muhammad Yatim menyampaikan ucapan selamat Hari Amal Bakti ke-80 kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, khususnya di Kota Tanjungpinang. Ia menilai Kemenag memiliki peran penting dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kami mengapresiasi peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama serta kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Muhammad Yatim.
Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, Muhammad Yatim mengatakan Kota Tanjungpinang merupakan miniatur Indonesia dengan tingkat kemajemukan yang tinggi, baik dari sisi suku, etnis, maupun agama. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama.
“Sinergi antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Kementerian Agama menjadi sangat penting dalam menjaga toleransi dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Kementerian Agama merupakan rumah bersama bagi seluruh umat beragama. Menurutnya, pembinaan keagamaan di Indonesia mencakup enam agama yang diakui negara dan berada di bawah naungan Kementerian Agama sesuai dengan keyakinan masing-masing.
“Kami berharap kerja sama dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus diperkuat, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan dan pelayanan umat, guna mewujudkan Kota Tanjungpinang yang aman, rukun, dan sejahtera,” kata Muhammad Yatim.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak yatim serta penyerahan penghargaan dan hadiah lomba yang digelar dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama.














