Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menjadikan siaran publik RRI sebagai kanal utama untuk menampung sekaligus menindaklanjuti pengaduan masyarakat. Melalui pemantauan rutin setiap hari, seluruh aspirasi warga langsung diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk segera ditangani.
Kebijakan itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, dalam Temu Mitra RRI bertema “Sinergi untuk Informasi Publik yang Berkualitas” yang digelar di Studio Integrasi RRI Tanjungpinang, Rabu (26/11/2025).
Teguh menjelaskan, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menginstruksikan seluruh jajaran Pemko agar respons cepat menjadi prioritas terhadap keluhan masyarakat yang muncul melalui siaran publik. Tiga asisten wali kota bahkan diminta memantau dialog dan opini publik di RRI setiap pagi.
“Kami mencatat setiap laporan masyarakat, mulai dari masalah penerangan jalan umum, parit, hingga infrastruktur jalan, untuk kemudian diteruskan kepada instansi terkait. Jika menjadi kewenangan pemerintah kota, tentu akan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Jadi Bahan Program Tahun Berikutnya
Teguh menambahkan, tidak semua persoalan dapat diselesaikan dalam waktu singkat karena sebagian membutuhkan program dan anggaran yang cukup besar. Namun, seluruh aspirasi yang diterima melalui program Hallo RRI tetap dijadikan bahan penyusunan program pemerintah pada tahun berikutnya.
“Kami juga menjelaskan kepada masyarakat mana isu yang menjadi kewenangan kota, provinsi, atau nasional, agar mereka memahami. Meski demikian, tetap kami komunikasikan kepada stakeholder terkait,” jelasnya.
Ia menyebut RRI sebagai mitra strategis Pemko dalam penyebaran informasi publik. Sebagai Kadis Kominfo, Teguh memprioritaskan pemantauan siaran publik RRI setiap hari karena melalui kanal itu ia dapat mengetahui langsung aspirasi warga.
“Ke depan, saya berharap ruang opini publik dapat lebih bebas sehingga semakin banyak aspirasi masyarakat Tanjungpinang yang bisa kami himpun, dengarkan, dan tindak lanjuti,” ujarnya.
RRI Perkuat Kolaborasi Publik
Sementara itu, Kepala Stasiun LPP RRI Tanjungpinang, Sulistiyanto Istigfarullah, menegaskan pihaknya akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai stakeholder, komunitas, dan mitra di Kepulauan Riau untuk memperkuat konten siaran.
“Kami terus memperbanyak kolaborasi dengan stakeholder dan komunitas di Kepri agar dukungan terhadap konten dan program RRI semakin kuat. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula kedekatan RRI dengan pendengarnya,” kata Sulistiyanto.
Ia menegaskan RRI bukan hanya lembaga penyiaran publik, tetapi juga rumah bagi rakyat Indonesia. “Masukan dari para mitra sangat kami apresiasi. Itu merupakan kontribusi penting untuk meningkatkan kualitas konten dan program RRI agar tetap optimal dalam memberikan informasi publik,” ujarnya.
Program Hallo RRI diharapkan terus menjadi kanal aspirasi yang efektif sehingga pelayanan publik di Kota Tanjungpinang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.














