Jakarta, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, melakukan pengawasan keamanan pangan terhadap jajanan takjil di Sentra Penjualan Takjil Jalan Panjang, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (5/3/2026).
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang dijual kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan aman dan layak dikonsumsi.
Dalam kegiatan itu, Pemkot Jakarta Barat juga melibatkan petugas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang melakukan pemeriksaan langsung terhadap sejumlah sampel makanan milik para pedagang.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam menjamin keamanan pangan bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membeli takjil untuk berbuka puasa.
“Di bulan Ramadan ini kawasan Jalan Panjang memang sangat ramai oleh masyarakat yang berburu takjil. Karena itu pemerintah bersama legislatif hadir untuk memastikan makanan yang dijual benar-benar aman untuk dikonsumsi,” ujar Iin di lokasi kegiatan.
Dalam pengawasan tersebut, petugas mengambil sejumlah sampel makanan untuk diuji guna memastikan tidak terdapat kandungan bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.
Iin menjelaskan, pengawasan keamanan pangan seperti ini dilakukan secara berkala dengan menyesuaikan momentum serta pola konsumsi masyarakat. Pada bulan Ramadan, pengawasan difokuskan pada jajanan takjil yang banyak dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.
Sementara itu, menjelang Hari Raya Idulfitri, pengawasan akan diperluas pada berbagai bahan pangan lain yang banyak dibeli masyarakat, seperti daging, ayam, serta kebutuhan pokok lainnya.
“Jadi temanya menyesuaikan dengan momen dan kebutuhan konsumsi masyarakat. Saat Ramadan fokus pada takjil, nanti menjelang Idulfitri kita juga akan melakukan pengecekan terhadap daging, ayam, dan bahan pangan lainnya,” jelasnya.
Pemkot Jakarta Barat berharap melalui kegiatan pengawasan ini masyarakat dapat merasa lebih aman dan terlindungi dalam memenuhi kebutuhan pangan selama bulan Ramadan.
Iin menegaskan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan makanan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan, petugas akan memberikan pembinaan kepada pedagang hingga melakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengapresiasi sinergi antara Balai Besar POM Jakarta dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan pengawasan pangan di lapangan.
“Saya mengapresiasi hari ini adalah kerja sama yang baik antara Balai Besar POM Jakarta dengan Pemprov DKI yang bersama-sama melakukan pemeriksaan terhadap makanan atau pangan yang dijual di jalan. Kerja sama seperti ini harus terus dilakukan agar dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat saat membeli takjil maupun mengonsumsi makanan yang beredar,” ujar Charles.
Penulis: Awal
Editor: Antoni








