Penyerapan Gabah Bulog Lebak Tembus 17.000 Ton, Perputaran Uang Petani Capai Rp300 Miliar

Jasa Maklon Sabun

Lebak, Jurnalkota.co.id

Realisasi penyerapan gabah petani oleh Perum Bulog Cabang Lebak-Pandeglang hingga 4 Juni 2026 telah mencapai 17.000 ton setara beras. Capaian tersebut mendekati target pengadaan tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 24.000 ton setara beras.

Kepala Cabang Perum Bulog Lebak-Pandeglang, Muhammad Syaukani, mengatakan penyerapan gabah dan beras masih terus dilakukan dengan melibatkan 23 mitra kerja yang tersebar di wilayah Lebak dan Pandeglang.

Menurut Syaukani, Bulog mendapat penugasan dari pemerintah untuk melakukan pengadaan gabah dan beras guna menjaga ketersediaan cadangan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Bulog terus mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras selama musim panen berlangsung. Kami optimistis target 24.000 ton setara beras dapat tercapai sebelum akhir tahun 2026,” kata Syaukani di Lebak, Banten, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, optimisme tersebut didukung oleh keberadaan Tim Penjemputan Pangan (TPP) Bulog yang aktif turun ke lapangan, serta kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, penyuluh pertanian, Dinas Pertanian, dan Dinas Ketahanan Pangan.

Syaukani menilai program penyerapan gabah dan beras memberikan dampak positif terhadap perekonomian petani. Pasalnya, Bulog membeli gabah kering panen sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.

Dengan realisasi penyerapan sekitar 17.000 ton setara beras atau sekitar 34 juta kilogram gabah kering panen, nilai transaksi yang beredar di tingkat petani diperkirakan mencapai Rp250 miliar hingga Rp300 miliar.

“Dengan nilai perputaran uang sebesar itu, kami meyakini kondisi ekonomi petani akan semakin baik dan kesejahteraan mereka dapat meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syaukani mengatakan hasil penyerapan beras tersebut akan digunakan sebagai stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk mendukung berbagai program bantuan pangan yang dijalankan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Di wilayah Lebak dan Pandeglang, tercatat sebanyak 415.000 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang menjadi sasaran program tersebut.

“Untuk alokasi Februari-Maret 2026, setiap penerima bantuan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” kata Syaukani.

 

Penulis: Noma
Editor: Antoni

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *