Kuantan Singingi, Jurnalkota.co.id
Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026. Dukungan tersebut disampaikan dalam rapat ekspose persiapan festival yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing Muklisin di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Jumat (24/7/2026).
Komitmen dunia usaha tersebut diharapkan mampu memperkuat penyelenggaraan Festival Pacu Jalur, yang merupakan agenda budaya tahunan sekaligus salah satu ikon pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi.
Rapat dihadiri Plh Sekretaris Daerah Muradi, Asisten II Napisman, Asisten III Azhar, Ketua Panitia Festival Pacu Jalur Andi Cahyadi, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan sekitar 15 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kuansing.
Dalam forum tersebut, sejumlah perusahaan menyampaikan kesiapannya untuk berpartisipasi menyukseskan festival yang tahun ini mengusung tema “Budaya Lestari, Ekonomi Berseri.”
Manajer Area Yamaha Teluk Kuantan, Yoka, mengatakan pihaknya siap memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Festival Pacu Jalur sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pelestarian budaya daerah.
“Kami berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan Pacu Jalur di Teluk Kuantan,” ujar Yoka.
Komitmen serupa juga disampaikan perwakilan Toyota Teluk Kuantan, Alung dan Wira. Keduanya menegaskan kesiapan perusahaan untuk mendukung pemerintah daerah dan panitia pelaksana agar Festival Pacu Jalur 2026 berjalan sukses.
“Kami juga berkomitmen membantu pemerintah dan panitia untuk menyukseskan event Pacu Jalur tahun ini,” kata mereka.
Selain Yamaha dan Toyota, sejumlah perwakilan perusahaan lainnya yang hadir dalam rapat juga menyampaikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Mereka menyatakan siap berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing demi kelancaran pelaksanaan festival budaya terbesar di Kuansing tersebut.
Plt Bupati Kuansing Muklisin menyampaikan apresiasi atas respons positif dunia usaha. Menurutnya, dukungan berbagai perusahaan menjadi bagian penting dalam menyukseskan Festival Pacu Jalur yang setiap tahun mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah, bahkan wisatawan mancanegara.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Festival Pacu Jalur 2026 membutuhkan anggaran sekitar Rp6,7 miliar. Sementara itu, kemampuan keuangan pemerintah daerah masih terbatas sehingga diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta.
“Karena keterbatasan anggaran, kami mengajak seluruh pihak, khususnya perusahaan yang beroperasi di Kuantan Singingi, untuk bersama-sama membantu dan meringankan beban pemerintah daerah demi suksesnya Festival Pacu Jalur tahun ini,” ujar Muklisin.
Menurut Muklisin, Festival Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan perahu tradisional, melainkan identitas budaya masyarakat Kuantan Singingi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Karena itu, keberhasilan penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab bersama.
Ia berharap perusahaan-perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di Kuansing turut menunjukkan kepedulian terhadap daerah melalui dukungan nyata terhadap agenda budaya tersebut.
“Jangan sampai ketika sudah kami undang, tetapi tidak peduli dengan kondisi pemerintah daerah. Festival Pacu Jalur adalah agenda kebanggaan bersama. Kami berharap seluruh perusahaan memiliki komitmen nyata untuk mendukung kesuksesan kegiatan ini,” katanya.
Muklisin menambahkan, tema “Budaya Lestari, Ekonomi Berseri” mencerminkan harapan agar Festival Pacu Jalur tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
Melalui penyelenggaraan festival, pemerintah berharap sektor pariwisata bergerak lebih aktif, tingkat kunjungan wisatawan meningkat, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perhotelan, kuliner, hingga sektor transportasi memperoleh manfaat ekonomi.
Ketua Panitia Festival Pacu Jalur, Andi Cahyadi, bersama jajaran panitia juga memaparkan perkembangan persiapan pelaksanaan festival kepada peserta rapat. Berbagai aspek teknis dibahas, mulai dari kesiapan arena perlombaan, dukungan infrastruktur, pengamanan, hingga koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan festival berjalan aman, tertib, dan sukses.
Melalui rapat ekspose tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat. Kolaborasi itu dinilai menjadi kunci agar Festival Pacu Jalur 2026 dapat terselenggara secara maksimal sekaligus semakin memperkokoh posisinya sebagai agenda budaya unggulan yang mampu mengangkat citra Kabupaten Kuantan Singingi di tingkat nasional maupun internasional.













