Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku Pencurian Peralatan SPAM Sri Kuala Lobam

Jasa Maklon Sabun

Bintan, Jurnalkota.co.id

Unit Reskrim Polsek Bintan Utara bersama Unit Opsnal Satreskrim Polres Bintan mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam pencurian peralatan listrik dan mesin pompa air milik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Sri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan.

Ketiga orang yang diamankan masing-masing berinisial FB, ASR, dan JF. Mereka ditemukan di sejumlah lokasi berbeda di Kota Tanjungpinang setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsek Bintan Utara Iptu Wisuda Meitari mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait hilangnya sejumlah peralatan milik SPAM IKK Sri Kuala Lobam pada Rabu (23/9/2026), sekitar pukul 08.00 WIB.

Peralatan yang dilaporkan hilang berupa perangkat kelistrikan dan mesin pompa air. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung pengelolaan serta penyaluran air bersih dari Waduk Sungai Lepan kepada masyarakat.

“Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah peralatan listrik dan mesin pompa air di SPAM IKK Sri Kuala Lobam,” kata Wisuda, Minggu (27/9/2026).

Setelah memperoleh informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari masyarakat yang berada di sekitar Waduk Sungai Lepan. Polisi juga memeriksa sejumlah rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

Pemeriksaan rekaman CCTV dilakukan untuk mengetahui aktivitas maupun kendaraan yang diduga berkaitan dengan hilangnya peralatan tersebut. Dari hasil analisis, petugas memperoleh petunjuk mengenai ciri-ciri kendaraan roda empat yang diduga digunakan dalam aksi pencurian.

Kendaraan tersebut diketahui berjenis Suzuki Ertiga. Polisi kemudian menelusuri keberadaan mobil berdasarkan ciri-ciri yang terekam kamera pengawas.

“Setelah memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan dari masyarakat, kami memperoleh petunjuk mengenai kendaraan yang diduga digunakan oleh para pelaku,” ujar Wisuda.

Berdasarkan hasil penelusuran, mobil yang dicurigai tersebut merupakan kendaraan rental yang disewa dari salah satu tempat penyewaan mobil di Kota Tanjungpinang.

Informasi dari penyedia jasa penyewaan kendaraan selanjutnya dikembangkan untuk mengidentifikasi orang-orang yang diduga menggunakan mobil tersebut. Penyelidikan itu kemudian mengarah kepada sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam pencurian.

Polisi selanjutnya bergerak ke Kota Tanjungpinang dan mengamankan dua terduga pelaku berinisial FB dan ASR. Keduanya ditemukan di salah satu kamar Wisma Pesona, Tanjungpinang.

Setelah mengamankan keduanya, petugas kembali melakukan pengembangan. Berdasarkan informasi yang diperoleh selama proses penyelidikan, polisi mengidentifikasi seorang terduga pelaku lainnya berinisial JF.

JF kemudian diamankan di salah satu warung makan di wilayah Kota Tanjungpinang pada Sabtu (26/9/2026). Dengan demikian, jumlah orang yang diamankan dalam perkara tersebut menjadi tiga orang.

“Dari hasil pengembangan, tiga orang yang diduga terlibat berhasil kami amankan di sejumlah lokasi di Kota Tanjungpinang,” kata Wisuda.

Dalam pengungkapan perkara tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian. Barang bukti itu antara lain satu unit mobil Suzuki Ertiga berwarna putih dan peralatan pemotong kabel.

Petugas juga menyita tiga unit telepon seluler, satu tas ransel berisi sejumlah perkakas tangan, serta dokumen kendaraan. Seluruh barang tersebut akan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani.

“Kami juga mengamankan satu unit mobil, peralatan pemotong kabel, telepon seluler, serta sejumlah perkakas yang diduga berkaitan dengan perkara ini,” ujar Wisuda.

Ketiga terduga pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Bintan Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang dinilai mengetahui peristiwa tersebut.

Polisi juga mendalami peran masing-masing orang yang diamankan. Pendalaman diperlukan untuk mengetahui pihak yang merencanakan, melakukan, membantu, maupun membawa peralatan dari kawasan SPAM IKK Sri Kuala Lobam.

Selain itu, penyidik masih menelusuri keberadaan seluruh peralatan yang dilaporkan hilang. Polisi juga menyelidiki kemungkinan barang-barang tersebut telah dipindahkan, dijual, atau diserahkan kepada pihak lain.

“Penyidikan masih berlangsung untuk mendalami peran masing-masing terduga pelaku, mencari barang lain yang belum ditemukan, serta mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat,” tutur Wisuda.

Menurut dia, penyidik belum menutup kemungkinan memeriksa atau mengamankan pihak lain apabila ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan mereka.

Fasilitas SPAM IKK Sri Kuala Lobam merupakan bagian dari infrastruktur pelayanan dasar yang digunakan untuk mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat. Hilangnya peralatan listrik dan mesin pompa dikhawatirkan dapat memengaruhi proses pengelolaan serta penyaluran air apabila tidak segera ditangani.

Pengungkapan kasus tersebut juga menunjukkan pentingnya informasi masyarakat dan keberadaan kamera pengawas dalam membantu proses penyelidikan. Informasi awal dari warga menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan pemeriksaan, sedangkan rekaman CCTV membantu polisi menelusuri kendaraan yang diduga digunakan.

Wisuda mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas umum di lingkungan masing-masing. Warga juga diminta segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

“Kami mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas umum. Sarana pelayanan publik harus dijaga bersama karena keberadaannya menyangkut kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Hingga kini, penyidik masih memeriksa ketiga orang yang diamankan dan melengkapi alat bukti. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan konstruksi perkara dan menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil penyidikan.

 

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *