Lingga, Jurnalkota.co.id
Kepolisian melalui jajaran Polsek Daik Lingga melakukan pengamanan dan monitoring penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat rentan miskin di Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan proses penyaluran bantuan pemerintah berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Sebanyak 16 warga yang masuk kategori rentan miskin menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp150.000 untuk periode April 2026. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi kebutuhan pokok yang masih fluktuatif.
Penyaluran BLT tersebut turut dihadiri Kepala Desa Penuba Safri, Ketua BPD Samsol, Bhabinkamtibmas Desa Penuba Briptu Andika Laksono, Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan Ratnasari, serta masyarakat penerima bantuan.
Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas Desa Penuba Briptu Andika Laksono terlibat langsung dalam pengamanan sekaligus pengawasan jalannya distribusi bantuan. Kehadiran personel Polri di lokasi bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan penyaluran berlangsung lancar tanpa hambatan.
Selain menjaga keamanan, petugas juga memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak, sehingga potensi penyimpangan dapat diminimalisasi.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan melalui Kapolsek Daik Lingga IPTU Suhendri menegaskan, pengawalan terhadap program bantuan sosial merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah.
“Polri berkomitmen untuk terus mengawal setiap program bantuan pemerintah agar tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar IPTU Suhendri.
Ia menambahkan, kehadiran polisi di tengah kegiatan sosial kemasyarakatan tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat penerima bantuan.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam pengawasan penyaluran bantuan sosial juga menjadi langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Selama kegiatan berlangsung hingga selesai sekitar pukul 09.30 WIB, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh proses penyaluran bantuan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kehadiran Polri dalam kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, sekaligus memastikan program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.














