Bintan, Jurnalkota.co.id
Polres Bintan menggelar Apel Sabuk Kamtibmas sebagai upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Bintan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Polres Bintan, Senin (22/6/2026).
Apel yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu diikuti personel Polres Bintan, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), tokoh masyarakat, serta unsur Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana dan dihadiri Wakapolres Bintan Kompol Ahmad Rudi Prasetyo, Ketua Senkom Kabupaten Bintan Agung P. Ambiyono, Ketua LAM Kabupaten Bintan Dato’ Syahri, para pejabat utama Polres Bintan, serta ratusan peserta yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas.
Tercatat sekitar 169 personel Polres Bintan dan 60 anggota Sabuk Kamtibmas mengikuti kegiatan yang menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota Sabuk Kamtibmas membacakan Deklarasi Sabuk Kamtibmas sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bintan.
Deklarasi tersebut berisi dukungan terhadap Polri dalam menjaga keamanan lingkungan, menolak segala bentuk premanisme, anarkisme, radikalisme, dan terorisme, serta memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat di tengah keberagaman yang ada.
Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana dalam amanatnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir dan selama ini telah berkontribusi menjaga kondusivitas wilayah.
Menurut Argya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan hanya oleh institusi kepolisian semata, melainkan memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, sinergi yang selama ini terjalin harus terus diperkuat demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Bintan,” ujar Argya.
Ia mengatakan tantangan kamtibmas saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi dan dinamika sosial di masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Kapolres mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi memecah belah persatuan dan menimbulkan gangguan keamanan.
Dalam kesempatan tersebut, Argya juga mengajak masyarakat untuk menerapkan lima langkah nyata dalam menjaga keamanan lingkungan.
Pertama, mematuhi seluruh aturan hukum yang berlaku. Kedua, menghentikan penyebaran berita bohong atau hoaks serta ujaran kebencian. Ketiga, menyelesaikan setiap permasalahan melalui musyawarah dan cara-cara yang bermartabat.
Keempat, mengoptimalkan kembali keberadaan sistem keamanan lingkungan (Satkamling) sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan di tingkat lingkungan. Kelima, segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian melalui layanan darurat 110.
Menurutnya, langkah-langkah sederhana tersebut dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh masyarakat.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial kepada anggota Sabuk Kamtibmas dan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kasat Binmas Polres Bintan AKP Pelmi Candra Gusta sebagai bentuk kepedulian Polres Bintan terhadap masyarakat yang selama ini turut berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Sebanyak 49 paket sembako disalurkan dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 39 paket diberikan kepada anggota Sabuk Kamtibmas Kabupaten Bintan, sedangkan 10 paket lainnya diserahkan kepada perwakilan Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bintan.
Kasat Binmas Polres Bintan AKP Pelmi Candra Gusta mengatakan bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Menurut Pelmi, keberhasilan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif tidak lepas dari dukungan masyarakat yang selama ini aktif membantu tugas-tugas kepolisian di lingkungan masing-masing.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai sarana memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan semakin mempererat kebersamaan dalam menjaga keamanan wilayah,” kata Pelmi.
Melalui Apel Sabuk Kamtibmas dan kegiatan bantuan sosial tersebut, Polres Bintan berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Dengan kolaborasi yang kuat antara kepolisian, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, lembaga adat, serta seluruh lapisan warga, situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bintan diharapkan tetap terjaga sehingga mampu mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.









