Bintan, Jurnalkota.co.id
Kepedulian terhadap warga yang hidup dalam keterbatasan kembali ditunjukkan jajaran Polres Bintan. Menindaklanjuti informasi yang ramai beredar di media sosial mengenai kondisi pasangan lanjut usia (lansia) yang bertahan hidup dalam kemiskinan di Kelurahan Sungai Enam, Kecamatan Bintan Timur, Kapolres Bintan AKBP Argya Satya Bhawana langsung menginstruksikan jajarannya untuk memberikan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok.
Bantuan tersebut disalurkan pada Jumat (24/7/2026) melalui personel Polsek Bintan Timur yang dipimpin Kapolsek Bintan Timur AKP Aang Setiawan. Penyaluran bantuan turut didampingi Ketua RT 002 Sungai Enam Darat, Yuliana, serta Ketua RW 003 Sungai Enam Darat, Saidi.
Aksi cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk respons Polri terhadap kondisi warga yang membutuhkan pertolongan. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berupaya hadir memberikan kepedulian sosial kepada masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi maupun persoalan kemanusiaan.
Pasangan lansia penerima bantuan adalah Paulus (60) dan istrinya, Muttamimah (70). Keduanya diketahui hidup dalam kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan. Keterbatasan penghasilan membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kondisi yang paling menyita perhatian publik adalah ketika pasangan tersebut dikabarkan terpaksa mengonsumsi rebusan biji buah cempedak sebagai pengganti makanan pokok karena tidak memiliki bahan pangan yang cukup.
Selain menghadapi kesulitan ekonomi, kondisi kesehatan Muttamimah juga semakin memperberat kehidupan mereka. Perempuan berusia 70 tahun itu telah lama menderita sakit sehingga tidak mampu berjalan dan mengalami gangguan pada penglihatannya. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari pasangan lansia itu menjadi sangat terbatas.
Mendapatkan informasi tersebut, Kapolres Bintan AKBP Argya Satya Bhawana segera memerintahkan jajaran Polsek Bintan Timur untuk mendatangi kediaman pasangan lansia tersebut sekaligus memastikan kondisi mereka secara langsung.
Dalam kesempatan itu, personel kepolisian menyerahkan bantuan berupa paket sembako yang berisi beras, telur, minyak goreng, mie instan, gula, kopi, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian pasangan lansia tersebut.
Kapolsek Bintan Timur AKP Aang Setiawan mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Kapolres Bintan terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Ia menyampaikan bahwa Kapolres Bintan selalu menekankan kepada seluruh personel agar tidak hanya menjalankan fungsi sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga memiliki kepekaan sosial terhadap kondisi masyarakat di wilayah hukumnya.
“Bapak Kapolres Bintan berpesan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial serta hadir memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Begitu menerima informasi mengenai kondisi pasangan lansia ini, kami langsung menindaklanjuti dengan memberikan bantuan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat bahwa mereka tidak sendiri,” kata Aang.
Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi solusi ketika warga menghadapi persoalan sosial maupun kemanusiaan.
Aang menambahkan, kepedulian terhadap sesama tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat agar warga yang mengalami kesulitan dapat segera memperoleh bantuan.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Kepedulian terhadap sesama merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga rasa empati, saling membantu, dan segera menyampaikan informasi apabila mengetahui ada warga yang membutuhkan bantuan sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan informasi mengenai kondisi pasangan lansia tersebut sehingga bantuan dapat segera disalurkan. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam membantu pemerintah maupun aparat kepolisian mengidentifikasi warga yang membutuhkan perhatian.
Kegiatan bantuan sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui pendekatan kemanusiaan, Polres Bintan berharap kehadiran polisi tidak hanya dirasakan saat menjalankan penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bagi pasangan Paulus dan Muttamimah, bantuan tersebut menjadi secercah harapan di tengah keterbatasan yang mereka hadapi. Kehadiran aparat kepolisian bersama perangkat lingkungan setempat menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi bukti bahwa warga yang mengalami kesulitan tidak dibiarkan berjuang sendirian.
Polres Bintan berharap semangat gotong royong, kepedulian, dan solidaritas sosial terus terjaga. Dengan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, perangkat lingkungan, dan masyarakat, berbagai persoalan sosial diharapkan dapat ditangani lebih cepat sehingga semakin banyak warga yang memperoleh bantuan tepat sasaran.
Melalui kegiatan sosial seperti ini, Polres Bintan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap persoalan kemanusiaan demi mewujudkan lingkungan yang aman, harmonis, dan penuh semangat kebersamaan.














