Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang mengerahkan 151 personel untuk mengamankan pelaksanaan Gerak Jalan Proklamasi 45 Kilometer di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu (29/8/2026).
Ratusan personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik yang menjadi lokasi kegiatan dan jalur yang dilalui peserta. Pengamanan dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengantisipasi gangguan keamanan, serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali selama kegiatan berlangsung.
Sebagai langkah awal, Polresta Tanjungpinang menggelar apel persiapan pengamanan menjelang pelepasan peserta. Apel dilaksanakan pada pukul 18.45 WIB di kawasan Bundaran Tugu Provinsi Kepulauan Riau, Dompak, Kota Tanjungpinang.
Apel persiapan pengamanan dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Wilayah Bukit Bestari, Kompol Suardi. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memeriksa kesiapan seluruh personel sebelum diterjunkan ke titik pengamanan masing-masing.
Selain memastikan kesiapan anggota, apel juga menjadi sarana untuk menyamakan langkah dan pola pengamanan di lapangan. Setiap personel diberikan arahan mengenai tugas, lokasi penempatan, serta langkah yang harus dilakukan apabila ditemukan gangguan keamanan atau kepadatan arus lalu lintas.
Gerak Jalan Proklamasi 45 Kilometer merupakan salah satu kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 148 tim telah mengambil nomor dada dan tercatat sebagai peserta. Mereka akan menempuh jarak 45 kilometer melalui rute yang telah ditentukan oleh panitia penyelenggara.
Dengan jumlah peserta yang cukup banyak serta jarak tempuh yang panjang, pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi pelepasan. Personel juga disiagakan di sejumlah ruas jalan, persimpangan, serta titik-titik yang dinilai memerlukan pengawasan dan pengaturan lalu lintas.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta mengatakan, pengerahan 151 personel merupakan bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian Gerak Jalan Proklamasi 45 Kilometer.
Menurut Indra, pengamanan dilakukan agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu kenyamanan peserta maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur gerak jalan.
“Pengamanan ini kami laksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta maupun masyarakat. Personel telah kami tempatkan di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan, pemantauan, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan arus lalu lintas,” ujar Indra.
Ia menjelaskan, kehadiran personel di lapangan juga diperlukan untuk membantu peserta selama menempuh rute yang telah ditetapkan. Terlebih, kegiatan berlangsung pada malam hari dan menempuh jarak yang cukup panjang sehingga membutuhkan pengawasan secara menyeluruh.
Personel yang bertugas diminta meningkatkan kewaspadaan serta menjalankan tugas secara profesional dan humanis. Mereka juga harus berkoordinasi dengan panitia penyelenggara apabila ditemukan kendala selama kegiatan berlangsung.
Pengaturan lalu lintas menjadi salah satu fokus pengamanan karena rute gerak jalan bersinggungan dengan ruas jalan yang masih digunakan masyarakat. Petugas akan melakukan pengaturan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan di lapangan.
Polresta Tanjungpinang mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati ketika melintasi kawasan yang menjadi bagian dari rute peserta. Masyarakat juga diminta mematuhi petunjuk petugas untuk mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.
Indra turut mengimbau seluruh peserta dan masyarakat yang berada di sekitar jalur kegiatan agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban. Kerja sama masyarakat dinilai menjadi bagian penting untuk menyukseskan kegiatan tahunan tersebut.
“Kami mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Kepada pengguna jalan, kami mohon pengertiannya apabila selama kegiatan berlangsung terdapat pengaturan atau rekayasa lalu lintas,” kata Indra.
Peserta juga diminta menaati peraturan yang telah ditetapkan panitia dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Mereka diharapkan tetap berada dalam kelompok serta mengikuti rute yang sudah ditentukan.
Sementara itu, masyarakat yang menyaksikan kegiatan dari tepi jalan diminta tidak memasuki lintasan peserta. Hal tersebut diperlukan agar pergerakan tim tetap lancar dan tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.
Selain menjaga keamanan, keberadaan personel kepolisian di sepanjang rute diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat. Koordinasi antarpersonel terus dilakukan sejak peserta dilepas dari garis start hingga seluruh tim mencapai titik akhir.
Polresta Tanjungpinang memastikan pengamanan tidak hanya dilakukan pada saat pelepasan peserta, tetapi berlangsung hingga seluruh rangkaian Gerak Jalan Proklamasi 45 Kilometer selesai.
“Kami akan melaksanakan pengamanan secara maksimal hingga seluruh rangkaian Gerak Jalan Proklamasi 45 Kilometer berakhir,” ujar Indra.
Melalui pengamanan tersebut, kegiatan yang melibatkan ratusan peserta itu diharapkan berjalan aman dan lancar sekaligus menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.














