Bintan, Jurnalkota.co.id
Persoalan pengelolaan lahan dan keterbatasan bahan bakar minyak jenis solar menjadi keluhan yang disampaikan Kelompok Tani Sumber Makmur dalam pertemuan bersama jajaran Polsek Bintan Timur, Rabu (28/10/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Ketua Kelompok Tani Sumber Makmur, Suari, di Kampung Wacopek, RT 001 RW 004, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, mulai pukul 10.00 WIB.
Kegiatan ini digelar untuk mendukung program Quick Wins Kapolri, mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat, serta membuka ruang komunikasi mengenai kendala yang dihadapi para petani.
Dalam pertemuan itu, Suari menyampaikan persoalan lahan yang dikelola kelompok tani dan saat ini juga dimanfaatkan oleh penggarap baru. Selain itu, para petani menghadapi keterbatasan solar untuk mengoperasikan mesin pengolahan lahan pertanian.
Kedua persoalan tersebut disampaikan langsung di hadapan jajaran kepolisian, perwakilan pemerintah daerah, dan pemerintah kelurahan yang menghadiri kegiatan.
Menanggapi persoalan lahan, Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Iptu Yofi Akbar menekankan pentingnya kejelasan dasar hukum dan dokumen legalitas dalam penguasaan maupun pengelolaan lahan.
Menurut Yofi, penguasaan dan pengelolaan lahan perlu didukung dokumen yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia juga menekankan perlunya pendataan lahan yang dikelola kelompok tani oleh pemerintah kelurahan. Pendataan tersebut diperlukan agar persoalan yang disampaikan dapat ditangani secara lebih terarah.
Sementara itu, Kapolsek Bintan Timur AKP Aang Setiawan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya Kelompok Tani Sumber Makmur, atas kerja sama yang telah terjalin dengan kepolisian.
Aang berharap komunikasi dan koordinasi tersebut terus ditingkatkan. Pertemuan dengan kelompok tani menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan sekaligus mendengarkan kebutuhan masyarakat secara langsung.
Dalam kesempatan yang sama, ia mengajak warga ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, khususnya di wilayah hukum Polsek Bintan Timur.
Kasat Binmas Polres Bintan AKP Pelmi Chandar Gusta, yang hadir mewakili Kapolres Bintan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.
Pertemuan itu juga menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, kendala, maupun keluhan yang mereka hadapi.
Melalui komunikasi langsung, berbagai persoalan petani diharapkan dapat dibahas bersama pihak terkait sehingga upaya mencari penyelesaian dapat dilakukan dengan koordinasi yang lebih baik.
Selain jajaran kepolisian, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan Riang Angraeini, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bintan, serta perwakilan Pemerintah Kelurahan Gunung Lengkuas.
Hadir pula Panit 1 Unit Binmas Polsek Bintan Timur Iptu Eko Rasdiono, Ketua Kelompok Tani Sumber Makmur Suari, dan 15 anggota kelompok tani.
Melalui kegiatan tersebut, komunikasi antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, dan petani diharapkan semakin kuat. Koordinasi itu diperlukan untuk mencari solusi atas kendala di lapangan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.














