Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Polsek Tanjungpinang Kota mengajak siswa SDN 010 Senggarang untuk tidak mengejek, menyakiti, maupun mengucilkan teman. Para siswa juga diingatkan agar berani melapor kepada guru atau orang tua apabila mengalami atau menyaksikan perundungan.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Police Goes to School di SDN 010, Jalan Lampu Merah, Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (23/10/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin Kapolsek Tanjungpinang Kota Iptu Freddy Simanjuntak bersama personelnya dan dihadiri Kepala SDN 010 Senggarang Siti Hajar.
Freddy mengatakan, sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi setiap anak untuk belajar, bermain, serta mengembangkan potensi diri. Karena itu, siswa perlu memahami bentuk-bentuk perundungan dan cara mencegahnya sejak dini.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa setiap teman harus diperlakukan dengan baik dan penuh rasa hormat. Jangan mengejek, menyakiti, atau mengucilkan teman. Jika melihat atau mengalami perundungan, jangan takut untuk bercerita kepada guru maupun orang tua. Berani melapor bukan berarti mengadu, tetapi merupakan langkah untuk mencegah orang lain terluka,” ujar Freddy.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian memberikan penjelasan mengenai perundungan fisik maupun nonfisik. Siswa diajak saling menghormati dan menghindari tindakan maupun ucapan yang dapat menyakiti teman.
Mereka juga diingatkan untuk meminta bantuan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya ketika menghadapi perundungan.
Selain membahas pencegahan perundungan, polisi mengajak siswa membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan, termasuk membuang sampah pada tempatnya.
Para siswa diberi pemahaman bahwa sampah yang dibuang ke saluran air dapat menyebabkan penyumbatan dan meningkatkan risiko banjir.
Materi lainnya mencakup pengenalan bahaya kebakaran hutan dan lahan. Personel menjelaskan bahwa puntung rokok yang dibuang sembarangan di area kering dapat menjadi pemicu kebakaran.
“Kami berharap anak-anak tidak hanya memahami pentingnya menjaga keamanan diri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap teman dan lingkungan. Kebiasaan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan perundungan, dan berani menyampaikan hal yang tidak benar, merupakan langkah awal membentuk generasi yang disiplin, peduli, dan bertanggung jawab,” kata Freddy.
Kepala SDN 010 Senggarang Siti Hajar mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan kepolisian membantu sekolah menanamkan sikap saling menghargai, mencegah perundungan, dan membangun kepedulian siswa terhadap lingkungan.
“Kami berterima kasih kepada Polsek Tanjungpinang Kota atas perhatian dan edukasi yang diberikan kepada anak-anak. Pesan yang disampaikan menjadi penguatan bagi kami dalam membimbing siswa agar saling menghargai, berani melapor jika mengalami perundungan, serta terbiasa menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Siti Hajar.
Ia berharap kerja sama antara sekolah dan kepolisian dapat terus berlanjut untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Penyampaian materi dalam kegiatan itu diselingi sesi tanya jawab antara personel kepolisian dan siswa. Polisi juga memberikan hadiah kepada siswa yang aktif menjawab pertanyaan.
Melalui kegiatan Police Goes to School, Polsek Tanjungpinang Kota berharap para siswa dapat menerapkan kebiasaan saling menghargai, menjaga kebersihan, dan peduli terhadap keselamatan bersama, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.















