Lebak, Jurnalkota.co.id
Pondok Pesantren (Ponpes) Muflihatul Aliyyah di Kabupaten Lebak, Banten, membentuk pengajian Majelis Taklim Khusnul Khotimah sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu. Pengajian ini bertujuan memberikan pendidikan agama Islam sekaligus mendukung pendidikan umum agar mereka memiliki masa depan lebih baik.
“Kami sangat peduli kepada anak-anak yatim piatu karena mereka aset bangsa yang harus dibimbing dan diarahkan,” ujar KH Pepen, pengasuh Ponpes Muflihatul Aliyyah, saat perayaan Hari Anak Nasional di Lebak, Rabu (23/7/2025).
Selain pengajian, anak-anak yatim piatu ini juga mengikuti pendidikan formal di tingkat SD, SMP, dan SMA. KH Pepen berharap mereka bisa memiliki kompetensi dan keterampilan untuk hidup mandiri.
Menurut KH Pepen, anak yatim piatu tidak boleh dibiarkan terlantar, terutama terkait kebutuhan makan sehari-hari. “Dalam Kitab Irsyadul Ibad disebutkan bahwa meninggalkan anak yatim piatu dalam kesulitan adalah dosa besar,” ujar KH Pepen.
Hingga kini, sekitar 50 anak mengikuti pengajian Khusnul Khotimah dengan dukungan donatur masyarakat yang membantu kebutuhan hidup mereka.
“Kami dorong anak-anak ini memiliki ilmu agama dan pendidikan umum agar bisa ikut membangun Indonesia maju,” kata KH Pepen.
Sementara itu, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengapresiasi langkah Ponpes Muflihatul Aliyyah. Ia meyakini pendidikan yang baik dapat membuka peluang masa depan yang cerah bagi anak yatim piatu.
“Dengan pendidikan, mereka diharapkan dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tutur Amir Hamzah.
Penulis: Noma
Editor: Antoni














