Jakarta, Jurnalkota.co.id
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk menertibkan keberadaan terminal bayangan yang marak beroperasi di sejumlah titik di Ibu Kota.
Langkah ini diambil menyusul masih sepinya aktivitas di Terminal Kalideres, sementara sejumlah lokasi keberangkatan tidak resmi justru dipadati calon penumpang.
Pramono mengatakan pemerintah daerah tidak akan membiarkan praktik terminal ilegal terus berlangsung, terlebih menjelang arus mudik Lebaran.
“Terminal bayangan yang lebih ramai itu akan kami tertibkan. Kami minta seluruh aktivitas keberangkatan dilakukan melalui terminal resmi,” ujar Pramono, Rabu (4/3/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan seluruh program mudik gratis yang difasilitasi pemerintah akan diberangkatkan melalui terminal resmi serta moda transportasi yang memiliki izin operasional.
Tahun ini, sebanyak 26.500 warga Jakarta tercatat mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah daerah.
Pramono memastikan seluruh peserta akan menggunakan sarana transportasi yang telah memenuhi ketentuan keselamatan serta memiliki perizinan yang sah.
Meski demikian, Pramono membuka kemungkinan penggunaan lokasi di luar terminal resmi apabila telah mengantongi izin atau persetujuan dari Pemprov DKI Jakarta.
Ia menegaskan, pengecualian hanya diberikan untuk tempat yang telah melalui proses perizinan secara resmi.
Sebelumnya, Pramono juga menghadiri perayaan Cap Go Meh yang digelar di Pancoran Chinatown Point Mall, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (3/3/2026) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono turut mengundang sejumlah mantan Gubernur DKI Jakarta.
Beberapa tokoh yang hadir antara lain Sutiyoso, Fauzi Bowo, Djarot Saiful Hidayat, Anies Baswedan, serta Teguh Setyabudi.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, serta Yenny Wahid.
Penulis: Awal
Editor: Antoni














