Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menyatakan dukungannya terhadap penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pengembangan inovasi teknologi yang selaras dengan program pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Raja Ariza saat menerima audiensi jajaran Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (7/5/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas penguatan kerja sama antara STTI dan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan teknologi berbasis kebutuhan daerah.
Dalam pertemuan itu, turut hadir Kepala Sumber Daya Informasi STTI Moch. Rizki Romdoni, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Liza Safitri, serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Zulfachmi.
Kepala Sumber Daya Informasi STTI, Moch. Rizki Romdoni mengatakan, pihaknya berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin antara STTI dan Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat semakin diperkuat melalui program-program yang lebih konkret dan implementatif.
“Kedatangan kami selain untuk bersilaturahmi, juga memohon arahan terkait penguatan kerja sama antara STTI dan Pemerintah Kota Tanjungpinang, khususnya dalam pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat agar lebih selaras dan sinergis dengan program pembangunan daerah,” ujar Rizki.
Ia menjelaskan, nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara STTI dan Pemko Tanjungpinang saat ini masih berjalan dengan baik. Namun demikian, pihak kampus berharap kerja sama tersebut dapat ditingkatkan dalam bentuk perjanjian kerja sama (PKS) yang lebih spesifik agar pelaksanaan program di lapangan menjadi lebih terarah.
Menurut dia, perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah, mulai dari riset, pengembangan teknologi, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi.
Menanggapi hal tersebut, Raja Ariza menyambut positif langkah STTI untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Ia menilai, kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah yang berbasis inovasi dan teknologi.
“Banyak hal yang bisa disinergikan dengan perguruan tinggi, terutama terkait inovasi teknologi yang dapat disandingkan dengan program pemerintah. Penajaman kerja sama yang sudah berjalan nantinya akan dibahas lebih lanjut bersama bagian hukum,” kata Raja Ariza.
Ia menambahkan, ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat luas dan tidak terbatas hanya pada sektor pendidikan. Menurutnya, berbagai bidang strategis seperti pertanian, perikanan, pengembangan UMKM, hingga persoalan sosial kemasyarakatan juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan bersama.
“Perguruan tinggi memiliki cakupan yang luas sehingga banyak program yang bisa dilakukan bersama pemerintah. Tinggal bagaimana kita menyandingkan program-program tersebut agar saling mendukung,” ungkapnya.
Raja Ariza juga menekankan pentingnya keterlibatan kalangan akademisi dalam memberikan masukan dan inovasi bagi pemerintah daerah, terutama di tengah perkembangan teknologi dan tantangan pembangunan yang terus berubah.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi terkait sejumlah program yang dinilai berpotensi untuk dikolaborasikan antara STTI dan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Fokus pembahasan meliputi pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, penguatan UMKM, serta pemanfaatan inovasi teknologi untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif dan berkelanjutan.











