Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza menghadiri Wisuda Sarjana ke-XXV Tahun Akademik 2025/2026 Institut Agama Islam (IAI) Miftahul Ulum Tanjungpinang yang digelar di Hotel CK, Kota Tanjungpinang, Selasa (16/12/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengatakan masyarakat saat ini telah memasuki era Society 5.0, yakni tatanan sosial yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Pada era ini, teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), internet of things (IoT), dan big data dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan sosial serta meningkatkan kualitas hidup manusia.
Menurut Ansar Ahmad, perkembangan teknologi tersebut berdampak signifikan terhadap pola aktivitas, cara kerja, dan tatanan sosial. Karena itu, diperlukan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing.
“Kita tidak bisa menghindari perkembangan teknologi di era Society 5.0. Yang terpenting adalah bagaimana menyiapkan SDM yang mampu memahami, menguasai, dan memanfaatkannya secara bijak,” ujar Ansar Ahmad.
Ia menambahkan, kemajuan teknologi tidak akan bermakna tanpa didukung SDM yang berkualitas, yang salah satunya dibentuk melalui dunia pendidikan. Ansar Ahmad mengapresiasi IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang atas kontribusinya dalam meningkatkan mutu pendidikan serta pembentukan karakter generasi muda, sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Kepulauan Riau.
“Wisuda ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan bukti nyata peran institusi pendidikan dalam mencetak lulusan yang berilmu dan berkarakter untuk menjadi kekuatan pembangunan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Ia menegaskan, capaian akademik tersebut hendaknya menjadi fondasi dalam mengembangkan kapasitas intelektual, moral, dan sosial guna menghadapi tantangan kehidupan bermasyarakat.
“Prestasi akademik ini harus menjadi dasar untuk terus mengembangkan kemampuan diri dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Raja Ariza.
Menurut Raja Ariza, lulusan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk mengamalkan ilmu pengetahuan secara konstruktif dan berkelanjutan. Ia berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai keilmuan, etika, dan keagamaan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
“Semoga lulusan IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang menjadi insan yang berilmu, berakhlak mulia, dan adaptif terhadap tantangan zaman, sehingga dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepulauan Riau,” kata Raja Ariza.








