Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Hal ini terlihat dalam kegiatan Safari Ramadan yang digelar Polresta Tanjungpinang di kawasan Pelantar 1, Senin (16/3/2026).

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Tanjungpinang hadir langsung dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan kunjungan kerja ke Mako Satpolairud Polresta Tanjungpinang.
Dalam kesempatan tersebut, Indra mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang tetap kondusif.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang bersama-sama menjaga situasi kamtibmas sehingga tetap kondusif,” ujar Indra.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Saya berharap menjelang Idulfitri, kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” katanya.
Sementara itu, Kasat Polairud Polresta Tanjungpinang AKP Arif Ridho mengatakan, pihaknya secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat pesisir.
Kegiatan tersebut meliputi program Jumat Berkah, aksi bersih laut, hingga membantu masyarakat dalam aktivitas penyeberangan.
“Kami rutin melaksanakan kegiatan sosial seperti Jumat Berkah, kurve kebersihan laut, serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Arif.
Rangkaian Safari Ramadan ini diisi dengan tausiyah, buka puasa bersama, serta penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Suasana haru pun terasa saat bantuan diserahkan kepada warga di kawasan Pelantar 1. Salah seorang penerima bantuan, Uden (51), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh jajaran kepolisian.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi menjelang Lebaran,” ujarnya dengan wajah haru.
Menurut Uden, kegiatan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.
“Kami merasa diperhatikan. Semoga kegiatan seperti ini terus ada,” kata dia.
Bagi warga pesisir yang menggantungkan hidup dari aktivitas di laut dan pelantar, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi.








