Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan memperbarui data penerima bantuan pangan setelah menemukan perubahan tingkat kesejahteraan sejumlah warga dalam basis data yang digunakan untuk penyaluran bantuan.
Hal itu disampaikan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat menyerahkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada sejumlah warga di Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kamis (10/9/2026).
Lis Darmansyah mengatakan, peninjauan langsung dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan sesuai ketentuan dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Menurut dia, pemerintah daerah tidak boleh hanya mengandalkan laporan administratif. Kondisi penerima di lapangan juga perlu diperiksa agar berbagai kekurangan, terutama menyangkut data, dapat segera diperbaiki.
“Saya turun begini tujuannya agar kita tidak hanya menerima laporan di atas meja bahwa seolah-olah semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Ternyata, ada beberapa hal yang harus diperbaiki, terutama menyangkut data,” kata Lis Darmansyah.
Dalam peninjauan tersebut, Lis Darmansyah menemukan perubahan kategori kesejahteraan pada sejumlah data penerima. Data yang saat ini digunakan, kata dia, bersumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Namun, kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat berubah sehingga data tersebut perlu diperiksa dan diperbarui secara berkala. Bahkan, Lis menyebut terdapat warga yang sebelumnya tercatat dalam desil 1, tetapi kemudian berubah menjadi desil 9.
Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat. Desil 1 menunjukkan kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil yang lebih tinggi menggambarkan tingkat kesejahteraan yang relatif lebih baik.
“Ada beberapa data yang harus kita perbaiki karena sekarang data yang digunakan berasal dari BKKBN. Memang perlu direvisi. Ada warga yang awalnya berada di desil 1, kemudian berubah menjadi desil 9. Ini yang harus kita perbarui karena berkaitan dengan data lainnya,” ujar Lis Darmansyah.
Pembaruan data dinilai penting untuk memastikan bantuan pemerintah disalurkan secara tepat sasaran. Pemko Tanjungpinang ingin memastikan warga yang mengalami kerawanan atau kekurangan pangan tetap memperoleh bantuan sesuai kebutuhan.
Selain itu, data tersebut juga berkaitan dengan penanganan stunting. Ketepatan data menjadi salah satu faktor penting agar intervensi pemerintah dapat diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, Lis Darmansyah menyerahkan bantuan kepada empat keluarga yang berdomisili di sejumlah wilayah Kelurahan Pinang Kencana. Mereka adalah Intan Rahayu di Perumahan Pondok Akasia, Jalan Ganet Kilometer 11; Supriyanto di Kijang Kencana I; Fauzi Zesri Wandi di Perumahan Bintan Permai; dan Rahman Hidayah di Perumahan Bambu Kuning.
Bantuan beras yang diterima masing-masing keluarga berbeda, mulai dari 54 kilogram hingga 108 kilogram. Besaran bantuan disesuaikan dengan kebutuhan serta jumlah anggota dalam setiap keluarga.
Salah seorang warga penerima manfaat, Veren, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan pangan dari Pemko Tanjungpinang. Menurut dia, bantuan beras tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya selama beberapa bulan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan beberapa bulan ke depan,” kata Veren.
Veren mengatakan, CPPD tersebut merupakan bantuan pemerintah pertama yang diterimanya sejak tinggal di Tanjungpinang sekitar tiga tahun lalu. Sebelumnya, ia mengaku hanya pernah memperoleh bantuan melalui pelayanan posyandu.
“Belum pernah mendapat bantuan. Sebelumnya hanya dari posyandu, itu pun baru pertama kali,” ujarnya.
Melalui penyaluran langsung tersebut, Pemko Tanjungpinang tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga mengevaluasi kesesuaian data dengan kondisi warga di lapangan.
Hasil peninjauan itu akan menjadi bahan perbaikan agar penyaluran bantuan pangan berikutnya lebih akurat, merata, dan tepat sasaran.








