Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mendatangi Gerai Pangan seusai mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (17/8/2026).
Berbagai kebutuhan rumah tangga tersedia di gerai tersebut dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga di pasar. Komoditas yang dijual antara lain cabai, bawang, telur, minyak goreng, beras, sayuran, hingga beragam makanan olahan.
Para ASN memanfaatkan kegiatan itu untuk membeli kebutuhan sehari-hari sebelum pulang. Salah seorang ASN, Melyana, membeli bawang, cabai, dan telur untuk kebutuhan rumah tangganya.
Ia mengaku senang karena dapat memperoleh sejumlah bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Lumayan, harganya lebih murah. Saya beli bawang, cabai, dan telur untuk kebutuhan di rumah,” kata Melyana.
Gerai Pangan tersebut digelar bersamaan dengan Bazar UMKM dan operasi pasar murah dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan itu melibatkan sekitar 25 hingga 30 kelompok tani dan peternak yang memasok berbagai produk pangan.
Ketua Gerai Pangan Sutrisno mengatakan, produk yang dipasok kelompok tani dan peternak dijual dengan harga di bawah harga pasar.
Cabai merah yang dijual di pasar sekitar Rp65.000 per kilogram ditawarkan seharga Rp60.000. Sementara cabai rawit yang harga pasarnya berada di kisaran Rp70.000 dijual seharga Rp60.000.
Adapun cabai nano yang di pasar dijual sekitar Rp 80.000 ditawarkan seharga Rp70.000.
“Untuk bawang, harga yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp10.000, Rp16.000, hingga Rp17.000, tergantung jenis dan ukurannya,” ujar Sutrisno.
Menurut Sutrisno, Gerai Pangan diharapkan tidak hanya digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi wadah bagi kelompok tani dan peternak untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka secara langsung kepada konsumen.
Dengan akses pasar yang lebih luas, kelompok tani di Kota Tanjungpinang diharapkan dapat terus berkembang dan meningkatkan hasil produksinya.
“Harapannya kelompok tani lebih baik dan lebih maju lagi, bermitra dengan pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan di Kota Tanjungpinang,” katanya.
Akan kembali digelar
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Tanjungpinang Robert Lukman mengatakan, produk yang dijual dalam Gerai Pangan berasal dari kelompok tani dan peternak setempat.
Produk tersebut antara lain telur asin, telur ayam kampung, telur ayam ras, sayuran, dan sejumlah kebutuhan pangan lainnya.
Menurut Robert, Gerai Pangan serupa direncanakan kembali digelar pada 20 atau 23 Agustus 2026. Pemerintah Kota Tanjungpinang masih berkoordinasi dengan Bank Indonesia mengenai waktu dan teknis pelaksanaannya.
Lokasi yang dipersiapkan berada di kawasan Jalan Teuku Umar atau Sungai Carang, tepatnya di sekitar Kantor Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang.
Robert mengajak masyarakat memanfaatkan Gerai Pangan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan membeli produk yang dijual di gerai tersebut, masyarakat sekaligus membantu pemasaran hasil pertanian dan peternakan lokal.
“Silakan masyarakat manfaatkan Gerai Pangan untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau. Belanja hasil petani kita,” tutur Robert.














