Batam, Jurnalkota.co.id
Dukungan dan kepercayaan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), kepada pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, nomor urut 2, H Muhammad Rudi dan H Aunur Rafiq (Rudi-Rafiq) terus meningkat.
Tak heran jika hasil survei bulan Oktober ini, Rudi- Rafiq tetap unggul. Bahkan khusus di Kota Batam hasil survei naik sangat signifikan hampir mencapai 75 persen.
Hal ini diungkap Rudi saat silaturahmi dan kampanye dialogis di lapangan bola Perumahan Cendana, Kelurahan Belian, Kota Batam, Sabtu (19/10/2024) malam.
“Dua bulan yang lalu, waktu saya dikabarkan tidak bisa maju, hasil survei baru 50 persen. Tapi bulan ini sudah naik signifikan, yakni hampir 75 persen. Ini untuk Kota Batam,” ujar Rudi.
Hasil survei yang terus mengalami peningkatan, menandakan masyarakat memang menginginkan Rudi menjadi Gubernur Kepri ke depan.
Karena itu, Rudi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kepri, khususnya Kota Batam atas kepercayaan dan dukungan terhadapnya.
“Hasil survei ini tak terlepas dari kepercayaan dan dukungan bapak/ibu. masyarakat yang percaya di tangan Rudi- Rafiq kepri akan maju,” kata Rudi.
๐ฆ๐๐ฟ๐๐ฒ๐ถ ๐ฅ๐๐ฑ๐ถ- ๐ฅ๐ฎ๐ณ๐ถ๐พ ๐ท๐๐ด๐ฎ ๐จ๐ป๐ด๐ด๐๐น ๐ฑ๐ถ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ฝ๐ฎ ๐๐ฎ๐ฏ๐๐ฝ๐ฎ๐๐ฒ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐๐ผ๐๐ฎ
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Pemenangan Rudi- Rafiq, H Muhammad Kamaluddin mengatakan bahwa hasil survei Rudi- Rafiq untuk Provinsi Kepri masih unggul. Meski tidak semua daerah, tetapi di daerah- daerah yang memiliki jumlah pemilih yang banyak masih menang.
“Di Kota Batam, Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, dan Lingga, paslon Rudi- Rafiq lebih unggul ketimbang pasangan lainnya. Ini yang harus kita kawal bersama hingga 27 november mendatang,” kata Kamaluddin.
Kamaluddin berpesan, agar para relawan dan pendukung Rudi- Rafiq tidak menjelek- jelekan pasangan lainnya. Sebaliknya, Kamaluddin mengajak untuk fokus berjuang memenangkan Rudi- Rafiq dengan cara yang baik.
“Kalau ada tuduhan- tuduhan kepada bapak H Muhammad Rudi, bapak ibu luruskan saja, tak usah membalas. Kalau Batam Tak beres, beliau tidak mungkin dianugerahi sebagai Wali Kota terbaik oleh Presiden,” ujar Kamaluddin. (Red)















