Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Kota Tanjungpinang menutup Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 dengan menempati peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali. Kontingen tuan rumah mengumpulkan 58 medali emas, 80 perak, dan 122 perunggu.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet sekaligus mengungkapkan kebanggaannya terhadap kepercayaan yang diberikan kepada Tanjungpinang sebagai tuan rumah.
Hal tersebut disampaikan Lis dalam sambutan pada penutupan Porprov VI Kepri di Stadion Gelora Sri Tri Buana, Dompak, Kota Tanjungpinang, Minggu (8/11/2026).
Lis mengatakan, penyelenggaraan Porprov menjadi kesempatan bagi Tanjungpinang untuk menunjukkan kesiapan dalam menggelar kegiatan berskala besar sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan olahraga daerah.
“Bagi kami, kesiapan ini bukan sekadar bentuk kesediaan semata, tetapi juga mencerminkan kepercayaan diri dan komitmen Kota Tanjungpinang untuk terus meningkatkan kapasitas daerah dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar, dan bukan hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan olahraga dan mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Lis.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Pengurus Besar (PB) Porprov, KONI Kepri, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ajang tersebut.
Menurut Lis, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Porprov VI Kepri di Kota Tanjungpinang.
Dorong atlet terus meningkatkan prestasi
Dalam kesempatan tersebut, Lis mengucapkan selamat kepada para atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Kepri yang berhasil meraih medali.
Ia mengingatkan agar keberhasilan di Porprov tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Para atlet diminta terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Khusus kepada atlet Kota Tanjungpinang, Lis berharap capaian pada Porprov VI Kepri menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Selamat untuk seluruh atlet dari Kabupaten / Kota se Provinsi Kepri yang berhasil mendapatkan medali. Jadikan Porprov VI Kepri ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan prestasi, dan membangun masa depan olahraga Kepulauan Riau yang semakin maju dan membanggakan,” katanya.
Pesan tersebut menekankan bahwa Porprov juga menjadi sarana mempererat hubungan antardaerah melalui olahraga, selain sebagai ajang perebutan medali.
Batam pertahankan juara umum
Sementara itu, Ketua PB Porprov Kepri Asmin Patros mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan Porprov VI Kepri merupakan hasil kerja sama banyak pihak.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah yang dinilai telah memberikan pelayanan maksimal selama pelaksanaan kegiatan.
Asmin juga mengumumkan hasil akhir perolehan medali. Kota Batam kembali mempertahankan gelar juara umum dengan mengumpulkan 149 medali emas, 78 perak, dan 60 perunggu.
Tanjungpinang berada di peringkat kedua dengan 58 emas, 80 perak, dan 122 perunggu. Adapun Kabupaten Karimun menempati posisi ketiga dengan 34 emas, 45 perak, dan 86 perunggu.
“Pelaksanaan Porprov VI Kepri di Kota Tanjungpinang, Kota Batam kembali mempertahankan juara umum dengan perolehan 149 medali emas, 78 medali perak dan 60 medali perunggu. Disusul Kota Tanjungpinang diperingkat II dengan perolehan 58 medali emas, 80 medali perak dan 122 medali perunggu. Diperingkat III diraih oleh Kabupaten Karimun, dengan perolehan 34 medali emas, 45 medali perak dan 86 medali perunggu,” ujar Asmin.
Peringkat keempat ditempati Kabupaten Bintan dengan 32 emas, 47 perak, dan 70 perunggu. Kabupaten Lingga menyusul di posisi kelima dengan 12 emas, 23 perak, dan 48 perunggu.
Selanjutnya, Kabupaten Natuna berada di peringkat keenam dengan sembilan emas, 19 perak, dan 52 perunggu. Kabupaten Kepulauan Anambas menempati posisi ketujuh dengan lima emas, tujuh perak, dan 25 perunggu.
Natuna menjadi tuan rumah Porprov 2030
Dalam laporannya, Asmin turut menyampaikan bahwa Kabupaten Natuna telah terpilih dan menyatakan kesediaan menjadi tuan rumah Porprov VII Kepri pada 2030.
Ia berharap berakhirnya Porprov VI Kepri menjadi bagian dari kesinambungan upaya meningkatkan prestasi olahraga di Kepulauan Riau.
“Maka estafet perjuangan olahraga kita tidak berhenti disini. Kami ucapkan selamat kepada seluruh pemenang, dan untuk pelaksanaan Porprov ke VII Kepri tahun 2030 mendatang, Kabupaten Natuna telah terpilih dan bersedia menjadi tuan rumah. Sampai jumpa diujung utara Indonesia pada tahun 2030 mendatang,” kata Asmin.
Rangkaian penutupan Porprov VI Kepri diakhiri dengan pencabutan keris dan pemadaman api obor oleh Wakil Gubernur Kepri, didampingi para kepala daerah se-Kepulauan Riau.















