Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Kontingen Kota Tanjungpinang meraih lima medali emas, satu perak, dan dua perunggu dari cabang olahraga dayung pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026. Perolehan tersebut menempatkan Tanjungpinang sebagai daerah dengan raihan emas terbanyak pada cabang dayung.
Pertandingan berlangsung di Perairan Dompak, Kota Tanjungpinang, pada 3–5 November 2026. Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza hadir pada pertandingan sekaligus penyerahan medali, Kamis (5/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Raja Ariza turut mengalungkan medali kepada para atlet peraih juara. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan.
Dengan mengumpulkan delapan medali, Tanjungpinang unggul dalam perolehan emas atas Kota Batam yang meraih empat emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Sementara itu, Kabupaten Karimun memperoleh dua emas, lima perak, dan tiga perunggu.
Raja Ariza mengatakan, keberhasilan meraih medali perlu menjadi dorongan bagi atlet untuk terus mengembangkan kemampuan. Adapun atlet yang belum berhasil meraih podium diharapkan tetap menjaga semangat dan konsistensi berlatih.
“Setiap atlet telah memberikan usaha dan kemampuan terbaiknya. Bagi yang meraih medali, jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus berkembang. Bagi yang belum berhasil, jangan menyerah dan terus tingkatkan kemampuan melalui latihan yang disiplin,” ujarnya.
Menurut Raja Ariza, Porprov merupakan wadah bagi atlet daerah untuk mengembangkan potensi sekaligus mengukur kemampuan dalam kompetisi. Pertemuan dengan atlet dari daerah lain juga menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman bertanding.
Ia menilai, persaingan selama kejuaraan merupakan bagian penting dari proses pembinaan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri atlet sekaligus membantu mereka mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan pada tingkat yang lebih tinggi.
“Pertandingan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga bagaimana para atlet menunjukkan semangat juang, disiplin, dan sportivitas. Pengalaman yang diperoleh selama bertanding hendaknya menjadi bekal untuk terus meningkatkan prestasi,” jelasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat agar capaian di Porprov tidak berhenti pada perolehan medali. Para atlet diharapkan dapat menjadikan pengalaman selama kompetisi sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan dan mempertahankan prestasi.
Raja Ariza juga berharap hasil pertandingan dapat memberikan semangat bagi pengembangan olahraga daerah. Karena itu, ia mendorong pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak.
“Kita berharap semakin banyak atlet potensial yang lahir dari daerah dan mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau pada ajang yang lebih tinggi. Karena itu, semangat berlatih dan pembinaan harus terus dijaga agar prestasi olahraga semakin meningkat,” katanya.
Cabang dayung Porprov VI Kepri 2026 mempertandingkan enam jenis nomor, yakni Kayak 1 Putri, Kayak 1 Putra, Kayak 2 Putri, Kayak 2 Putra, Dragon Boat Race (DBR) 10 Pendayung, serta DBR 20 Pendayung.
Masing-masing dipertandingkan pada jarak 200 meter dan 500 meter sehingga terdapat 12 nomor perebutan medali emas. Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung selama tiga hari di Perairan Dompak.
Berdasarkan hasil akhir, selain Tanjungpinang, Batam, dan Karimun, Kabupaten Bintan juga membawa pulang medali emas. Bintan memperoleh satu emas, dua perak, dan satu perunggu.
Adapun Kabupaten Kepulauan Anambas meraih satu perak dan dua perunggu, sedangkan Kabupaten Natuna memperoleh satu perunggu.
Secara keseluruhan, cabang dayung membagikan 36 medali yang terdiri atas 12 emas, 12 perak, dan 12 perunggu. Lima dari 12 medali emas tersebut diraih kontingen Tanjungpinang, menjadi tambahan bagi perolehan medali tuan rumah pada Porprov VI Kepri 2026.









