Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Upaya Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menjamin kebutuhan air bersih bagi warga terus digenjot tanpa jeda. Hingga Sabtu (4/4/2026), total distribusi air bersih yang telah disalurkan mencapai sekitar 711 ton, seiring masih terbatasnya pasokan di sejumlah wilayah.
Lonjakan volume distribusi ini menjadi indikator meningkatnya kebutuhan masyarakat, sekaligus mencerminkan respons cepat pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan di tengah kondisi krisis air yang belum sepenuhnya pulih.
Sejumlah titik kembali menjadi sasaran penyaluran pada hari tersebut. Di antaranya Pondok Pesantren Ibnu Usman menerima 17 ton air bersih, disusul warga Jalan Transito Gang Satria sebanyak 7 ton, Jalan Harmoko 4 ton, serta Masjid Nur Al Weini sebanyak 3 ton.
Selain itu, bantuan juga menjangkau kawasan permukiman, seperti Perumahan Asoka sebanyak 4 ton, Perumahan Griya Senggarang Permai 1 ton, serta Perumahan Mahkota Alam Permai 1 ton.
Di lapangan, distribusi air ini menjadi harapan utama bagi warga untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, mulai dari memasak hingga mandi.
Salah seorang warga di kawasan Senggarang, Santi (38), mengaku sangat terbantu dengan adanya distribusi air bersih tersebut. Menurutnya, pasokan air dari sumber utama masih belum stabil dalam beberapa hari terakhir.
“Kalau tidak ada bantuan air dari pemerintah, kami cukup kesulitan. Untuk kebutuhan sehari-hari saja kadang harus berhemat. Jadi bantuan ini sangat membantu,” ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, mengatakan, pola distribusi terus diperkuat dengan pendekatan yang lebih responsif terhadap kondisi di lapangan.
“Kami terus memetakan kebutuhan di setiap wilayah agar penyaluran dapat dilakukan secara lebih terarah. Dengan demikian, distribusi tidak hanya cepat, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata Teguh, Minggu (5/4/2026).
Hal senada disampaikan Koordinator Lapangan Satgas Pendistribusian Air Bersih se-Kota Tanjungpinang, Dedi Ariyanto. Ia menegaskan bahwa tim di lapangan mengedepankan kecepatan dan ketepatan dalam setiap proses distribusi.
“Kami memastikan setiap permintaan yang masuk segera ditindaklanjuti. Pengaturan suplai dilakukan secara dinamis, sehingga wilayah yang membutuhkan penanganan cepat bisa langsung diprioritaskan,” jelasnya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas wilayah juga terus diperkuat, termasuk dengan perangkat RT/RW dan kelurahan, guna memastikan distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran.
Untuk mempermudah akses layanan, masyarakat dapat menghubungi Satgas Pendistribusian Air Bersih melalui nomor 0821-7325-5567. Warga juga diimbau aktif berkoordinasi dengan RT/RW maupun lurah setempat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.
Pemerintah Kota Tanjungpinang menegaskan, penyaluran air bersih akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan penyesuaian volume distribusi, mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat di lapangan.
Di tengah kondisi keterbatasan pasokan, kehadiran layanan distribusi ini menjadi penopang utama bagi ribuan warga yang masih bergantung pada bantuan air bersih dari pemerintah.














