Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Maraknya aksi balap liar di sejumlah titik di Kota Tanjungpinang mendorong kepolisian mengambil langkah proaktif. Salah satunya dengan menggelar ajang Road Race Kapolresta Tanjungpinang Championship 2026 sebagai alternatif yang lebih aman dan terorganisir, Minggu (8/2/2026).
Ajang yang memperebutkan Piala Kapolresta Tanjungpinang itu digelar oleh Polresta Tanjungpinang sebagai wadah resmi dan legal bagi para pecinta kecepatan, sekaligus upaya menekan balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta mengatakan, kejuaraan ini dirancang untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda di bidang balap motor secara positif.
“Melalui event road race ini, kami ingin menyediakan wadah resmi dan legal bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan mereka, sehingga tidak lagi melakukan balap liar di jalan umum,” ujar Indra.
Kejuaraan berlangsung di sirkuit nonpermanen Dompak, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang. Ratusan pembalap dari berbagai kabupaten/kota di Kepulauan Riau, serta peserta dari luar daerah, turut ambil bagian.
Dalam kejuaraan tersebut, para pembalap memperebutkan gelar juara pada 13 kelas lomba, mulai dari kelas bebek 2 tak dan 4 tak kategori pemula, open, lokal Kepri nonprestasi, hingga kelas eks rider di atas 35 tahun.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polresta Tanjungpinang dan Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai bagian dari strategi pembinaan bakat muda di bidang otomotif.
“Kami berharap melalui ajang ini akan lahir pembalap-pembalap potensial dari Kota Tanjungpinang yang mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Indra.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah turut mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, road race memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari sport tourism.
“Ajang seperti ini tidak hanya mengasah bakat anak muda, tetapi juga dapat menggerakkan ekonomi lokal melalui pariwisata berbasis olahraga otomotif,” ujar Lis Darmansyah.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tanjungpinang saat ini tengah mengkaji rencana pembangunan sirkuit permanen yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai cabang olahraga balap motor, termasuk motocross dan road race.














