Batam, Jurnalkota.co.id
Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri soft opening TAO Sport Club di Jalan Karangetang, Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Rabu (5/8/2026). Kehadiran fasilitas olahraga modern tersebut diharapkan menjadi motor penggerak gaya hidup sehat masyarakat sekaligus memperkuat perkembangan olahraga dan sektor sport tourism di Kota Batam.
Menurut Nyanyang, pembangunan fasilitas olahraga oleh sektor swasta merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Selain menyediakan sarana olahraga yang representatif, keberadaan TAO Sport Club juga dinilai mampu mendorong tumbuhnya komunitas olahraga yang aktif dan produktif.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh jajaran TAO Sport Club atas peresmian awal fasilitas olahraga ini. Kehadirannya merupakan bentuk kontribusi nyata sektor swasta dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan, kebugaran, dan gaya hidup aktif masyarakat,” ujar Nyanyang.
Ia mengatakan, olahraga tidak hanya bertujuan mencetak prestasi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun karakter, kedisiplinan, semangat kebersamaan, serta meningkatkan produktivitas masyarakat.
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, kata Nyanyang, kebutuhan akan fasilitas olahraga yang nyaman, modern, dan mudah diakses juga semakin besar. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong hadirnya berbagai sarana olahraga yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau senantiasa mendukung berbagai inisiatif yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui pengembangan fasilitas olahraga. Masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Kepulauan Riau yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Nyanyang juga memberikan perhatian khusus terhadap hadirnya TAO Padel Academy Batam. Menurutnya, akademi tersebut menjadi nilai tambah dalam pengembangan olahraga padel yang kini semakin diminati masyarakat.
Dengan konsep pelatihan yang profesional dan terstruktur, TAO Padel Academy tidak hanya menyediakan lapangan olahraga, tetapi juga menghadirkan program pembinaan atlet, pelatihan teknik dasar dan lanjutan, pengembangan strategi permainan, hingga pendampingan oleh pelatih berpengalaman bagi berbagai kelompok usia dan tingkat kemampuan.
Ia berharap keberadaan akademi tersebut mampu melahirkan atlet-atlet padel berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya berharap TAO Sport Club tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang positif dan wadah membangun komunitas masyarakat yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nyanyang menilai perkembangan fasilitas olahraga modern akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata. Menurutnya, Batam memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi sport tourism karena didukung infrastruktur yang memadai, akses transportasi yang baik, serta letaknya yang strategis.
Dengan semakin banyaknya fasilitas olahraga berkualitas serta penyelenggaraan berbagai kejuaraan dan kegiatan olahraga, Batam diyakini mampu menarik kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Dengan demikian, Batam dapat semakin dikenal sebagai salah satu destinasi sport tourism sekaligus pusat perkembangan olahraga modern di Indonesia,” kata Nyanyang.
Di akhir sambutannya, Wakil Gubernur berpesan kepada pengelola TAO Sport Club agar senantiasa menjaga kualitas pelayanan, keamanan, serta kenyamanan fasilitas sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardi Winata mewakili Wali Kota Batam, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Djemi Francis, Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mourice Limanto, Owner CSS Group Ali Ulai, pimpinan TAO Sport Club Jovan, tokoh masyarakat Yan Fitri Halimansyah, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Andri Rizal, Kepala Dinas ESDM Kepri M. Darwin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kepri Diky Wijaya, serta Tim Percepatan Pembangunan Syarifah Normawati.








