Batam, Jurnalkota.co.id
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri), Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Teknis Pembinaan Masyarakat (Binmas) Tahun Anggaran 2025, di Nagoya Hill Hotel, Kota Batam, Selasa, 5 Agustus 2025.
Acara tersebut dihadiri oleh pejabat utama Polda Kepri, perwakilan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, serta jajaran Binmas Polda Kepri.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol Anom Wibowo menyatakan, rakernis ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program Binmas tahun lalu sekaligus menyusun perencanaan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel guna mendukung tugas pokok Polri di wilayah hukum Kepri.
Mengusung tema “Sinergitas Ditbinmas Polda Kepri yang Presisi Guna Mendukung Astacita,” Wakapolda menegaskan peran strategis Binmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tapi juga mendukung program nasional di bidang ketahanan pangan.
“Kontribusi Ditbinmas dalam membina kelompok tani, memanfaatkan lahan tidur, serta mendukung sektor pertanian dan perikanan, menunjukkan peran aktif Polri dalam memperkuat ketahanan pangan di Kepulauan Riau,” ujarnya.
Wakapolda juga menyoroti pentingnya membangun kepercayaan publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas. Di era digital, personel Binmas dituntut mampu berkomunikasi bijak, merangkul masyarakat, dan menjadi teladan.
Menghadapi dinamika sosial yang kompleks, Brigjen Pol Anom mengingatkan lima poin penting bagi jajaran Binmas:
1. Perkuat kapasitas personel melalui pelatihan berkelanjutan.
2. Optimalkan peran Bhabinkamtibmas di desa dan kelurahan.
3. Manfaatkan teknologi digital sebagai media edukasi masyarakat.
4. Ciptakan program Binmas inovatif dan relevan.
5. Jalankan tugas dengan integritas dan loyalitas tinggi.
“Rakernis ini menjadi ajang meningkatkan profesionalisme, kreativitas, dan sinergi lintas sektor. Jadikan forum ini ruang aktualisasi ide progresif untuk penguatan Binmas yang adaptif, humanis, dan berdampak nyata,” tutup Wakapolda.














