Batam, Jurnalkota.co.id
Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan apel pagi personel di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Jalan Hang Jebat No. 81, Batu Besar, Kota Batam, Jumat (17/4/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom Wibowo, dan diikuti oleh Karo Ops Polda Kepri, para pejabat utama, serta seluruh personel di lingkungan Polda Kepri.
Dalam amanatnya, Anom menegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Upacara ini menjadi sarana introspeksi bagi kita semua, untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas, baik dari aspek sikap, mental, maupun kinerja, agar ke depan dapat berjalan lebih optimal,” ujar Anom.
Ia menekankan bahwa profesionalisme dan integritas harus menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian, terlebih di tengah dinamika tantangan yang semakin kompleks.
Menurut dia, dalam bidang pembinaan, Polda Kepri terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan, pembinaan mental dan rohani, serta peningkatan kesejahteraan personel.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga motivasi dan kinerja anggota agar tetap optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, pada bidang operasional, Polda Kepri juga terus mengedepankan langkah pre-emtif dan preventif, disertai penegakan hukum yang tegas dan terukur, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
“Seluruh personel harus mampu bersikap profesional, humanis, dan mengedepankan langkah pencegahan dalam menghadapi setiap perkembangan situasi di tengah masyarakat,” katanya.
Anom juga mengingatkan pentingnya memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemuda, serta instansi terkait lainnya.
Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan di wilayah Kepulauan Riau.
Lebih jauh, ia menyoroti dinamika global dan nasional yang kian kompleks dan berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan serta kondisi ekonomi di daerah.
Karena itu, seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas.
Selain itu, Anom juga menekankan pentingnya menjaga netralitas serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam setiap pelaksanaan tugas penegakan hukum.
“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, namun tetap terukur dan tidak mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga integritas dan nama baik institusi Polri dengan menghindari segala bentuk pelanggaran.
Nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, kata dia, harus terus diimplementasikan dalam setiap tindakan dan pengabdian kepada masyarakat.
Menutup amanatnya, Anom mengajak seluruh personel untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara tugas dan kehidupan spiritual.
Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan setiap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Ia menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam, maupun aplikasi Polri Super Apps sebagai sarana pelaporan yang cepat dan terpadu.
“Jangan ragu melapor. Kehadiran Polri membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama,” kata Nona.









