Warga Keluhkan Limbah Peternakan Sapi di Kalideres, Saluran Air Bau dan Tercemar

Jasa Maklon Sabun

Jakarta, Jurnalkota.co.id

Keberadaan peternakan sapi di kawasan Tabaci, Jalan Utan Jati Raya, Kalideres, Jakarta Barat, menuai keluhan warga. Pemilik ternak diduga membuang limbah kotoran sapi ke saluran air di sepanjang jalan tersebut.

Akibatnya, saluran air dipenuhi lumpur bercampur kotoran sapi yang menimbulkan bau menyengat. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan yang melintas setiap hari.

Ironisnya, lokasi peternakan berada tepat di depan RSUD Kalideres, yang seharusnya memiliki standar kebersihan dan kesehatan lingkungan yang baik.

Salah seorang warga Utan Jati, Wawan, mengatakan persoalan ini telah berlangsung cukup lama. Namun, hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari instansi terkait.

“Ini sudah lama terjadi. Saluran air dipenuhi lumpur dan kotoran sapi. Kalau musim banjir, warga di hilir terdampak luapan air bercampur limbah dari peternakan di lahan PT Tusam,” ujar Wawan, Senin (23/2/2026).

Menurut dia, keberadaan peternakan di tengah kawasan padat penduduk dan berdekatan dengan fasilitas kesehatan menimbulkan pertanyaan.

“Kami heran, kok bisa ada peternakan sapi di kawasan padat seperti ini. Di seberangnya ada rumah sakit. Bau menyengat ke mana-mana. Kalau banjir, air sampai berubah warna kehijauan,” katanya.

Wawan juga mempertanyakan pengawasan dari aparat pemerintah daerah.

“Sudin Peternakan ke mana? Satpol PP ke mana? Camat dan lurah ke mana? Masa kondisi seperti ini dibiarkan terus?” ujarnya.

Ia mengaku, sebelumnya peternakan tersebut pernah mendapat teguran dari Satpol PP. Namun, aktivitas tetap berjalan.

Warga berharap Pemerintah Kota Jakarta Barat segera turun tangan dan mengambil langkah tegas, terutama jika aktivitas peternakan terbukti mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat.

 

Penulis: Awal
Editor: Antoni

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *