Batam, Jurnalkota.co.id
Warga RW 20, Kelurahan Tanjung Buntung, begitu bersemangat menghadiri Silaturahmi dan Kampanye Dialogis pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Muhammad Rudi dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq), Kamis (31/10/2024) malam.
Acara yang digelar di Jalan Simpang, RW 20, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam tersebut, dihadiri langsung oleh Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq, serta sejumlah tim pemenangan paslon nomor urut 2 ini.
Salah seorang perwakilan tokoh masyarakat, Marwan mengatakan, bahwa warga Tanjung Buntung, khususnya RW 20 siap mendukung dan berjuang memenangkan Rudi- Rafiq pada Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kepri mendatang.
Marwan bersyukur pemimpin yang selama ini dikenal sangat dekat dengan rakyat dan selalu membantu setiap permasalahan akan memimpin Provinsi Kepri ke depan. Marwan yakin, Provinsi Kepri akan maju jika dipimpin Rudi- Rafiq.
“Selain juga sudah terbukti membangun Kota Batam. Beliau juga selalu membentu permasalahan- permasalahan kami. Kami bersukur punya pemimpin yang dekat dengan rakyatnya,” ungkap Marwan.
Sedangkan dalam sambutannya, Rafiq mengajak masyarakat untuk melihat dan tak melupakan para pelaku sejarah sehingga dalam memilih pemimpin ke depan benar- benar mendapatkan pemimpin yang dapat melakukan perubahan dan berbuat sesuai keinginan masyarakat.
“Siapa yang bapak/ibu lihat dapat membangun, dekat, dan selalu ada untuk menyelesaikan masalah- masalah di tengah masyarakat itu yang harus dipilih,” pesan Aunur Rafiq.
Di kesempatan yang sama, Rudi mengatakan, jika terpilih menjadi Gubernur Kepri akan membuat cantik Kota Tanjungpinang. Hal itu memjadi proritasnya agar ekonomi Kota Tanjungpinang akan tumbuh seperti Kota Batam.
Namun begitu, pihaknya juga akan melakukan pembangunan di seluruh kabupaten/kota se- Kepri. Hal itu selaras dengan motonya; Membangun Kepri Untuk Maju, Berjaya dan Merata.
“Sekarang mungkin bapak/ibu enggan untuk berkunjung ke Tanjungpinang. Tapi setelah dua tahun ke depan, setelah kami terpilih, bapak/ibu sudah akan melihat perubahan. Nanti orang akan ramai datang ke Ibu Kota Provinsi Kepri, yakni Kota Tanjungpinang,” ujar Rudi.
Selain itu, dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kesehatan di Batam yang lengkap dengan perguruan tinggi khusus Ilmu Kedokteran bertaraf Internasional, Rudi ingin menyiapkan beasiswa bagi anak- anak Kepri yang memiliki keinginan dan kemampuan yang lebih.
“Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Ini akan saya jadikan contoh. Saya ingin anak- anak Kepri yang menjadi prioritas untuk sekolah kedokteran di sana. Nanti kalau sudah lulus bisa bekerja dan mengabdikan diri untuk masyarakat Kepri,” ungkap Rudi. (*)














