DLH Lebak Optimalkan Patroli Siber Selama Ramadan untuk Atasi TPS Liar

Jasa Pembuatan Lagu

Lebak, Jurnalkota.co.id

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, Banten, mengoptimalkan patroli sapu bersih (siber) selama Ramadan 2026 untuk mengatasi keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Lebak Nana Mulyana mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menekan kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan yang dapat menimbulkan berbagai masalah lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi saat curah hujan tinggi, sampah bisa memicu banjir dan menjadi sumber penyakit,” kata Nana di Rangkasbitung, Lebak, Selasa (10/3/2026).

Menurut Nana, patroli siber kebersihan dioptimalkan terutama di kawasan perkotaan Rangkasbitung dan sekitarnya yang masih ditemukan sejumlah TPS liar.

Petugas patroli melakukan pemantauan dan pembersihan sejak pagi hingga malam hari dengan mengangkut sampah dari TPS liar ke tempat pembuangan sampah resmi.

DLH Lebak mengerahkan dua armada pengangkut sampah dan delapan personel untuk menangani persoalan tersebut.

“Kami memaksimalkan patroli siber dengan dua armada dan delapan personel. Di wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya terdapat sekitar tujuh titik TPS liar yang menjadi perhatian,” ujarnya.

Ia menegaskan, masyarakat diharapkan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan pemerintah maupun fasilitas yang disiapkan warga.

Pemerintah Kabupaten Lebak sendiri telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah. Dalam aturan tersebut, pelaku yang membuang sampah sembarangan dapat dikenakan sanksi denda hingga Rp2,5 juta.

Karena itu, DLH juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turut melakukan penindakan terhadap pelanggaran tersebut.

“Kami berharap masyarakat lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan agar tidak dikenakan sanksi,” kata Nana.

Sementara itu, salah seorang petugas patroli siber kebersihan Kabupaten Lebak, Salim, mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya rutin membersihkan sampah di TPS liar dan mengangkutnya ke TPS resmi.

“Kami membersihkan sampah yang dibuang sembarangan sebagai bagian dari tugas menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Salim.

 

Penulis: Noma
Editor: Antoni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *