Lebak, Jurnalkota.co.id
Petani di Kabupaten Lebak, Banten, melakukan gerakan percepatan tanam padi guna mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dodi Hermawan, mengatakan gerakan percepatan tanam dilakukan di lahan seluas 10 hektare di Blok Kolelet Wetan, Rangkasbitung, Rabu (3/6/2026).
Menurut Dodi, percepatan tanam dilakukan memanfaatkan kondisi curah hujan yang masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir sehingga ketersediaan air untuk tanaman padi tetap terjaga.
“Petani perlu melakukan percepatan tanam untuk mengantisipasi musim kemarau yang lebih panjang. Saat ini curah hujan masih cukup tinggi sehingga kebutuhan air tanaman padi dapat terpenuhi,” kata Dodi.
Ia menjelaskan, sebagian besar petani menggunakan varietas unggul PS 08 yang memiliki potensi produktivitas mencapai 8,5 ton gabah kering panen per hektare.
Dodi mengatakan gerakan percepatan tanam tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Untuk meningkatkan produksi, Dinas Pertanian Lebak menargetkan indeks pertanaman (IP) menjadi tiga kali musim tanam dalam setahun dari sebelumnya rata-rata 2,5 kali musim tanam.
Kabupaten Lebak saat ini memiliki luas lahan sawah sekitar 52.000 hektare. Dengan peningkatan indeks pertanaman, luas tanam padi ditargetkan mencapai 156.000 hektare dalam satu tahun.
“Kami optimistis gerakan percepatan tanam ini dapat mendorong capaian luas tanam melebihi target 156.000 hektare,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Kelompok Tani Tirta Mulya, Kolelet Wetan, Udin, mengaku bersyukur dapat mengikuti program percepatan tanam setelah menerima bantuan benih varietas PS 08.
Menurut dia, benih unggul tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani.
“Kami menanam padi di lahan seluas satu hektare. Jika kondisi cuaca mendukung, panen diperkirakan dapat dilakukan sekitar tiga bulan ke depan atau pada Agustus mendatang,” kata Udin.
Gerakan percepatan tanam yang dilakukan petani Lebak diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional yang tengah digencarkan pemerintah.
Penulis: Noma
Editor: Antoni








