Jakarta, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat terus memperkuat ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) yang berkualitas bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Taman Kosambi yang berlokasi di Jalan Kemuning Hijau I, RT 01 RW 10, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jumat (5/6/2026).
Taman yang telah direvitalisasi oleh Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat tersebut kini hadir dengan wajah baru dan berbagai fasilitas yang dirancang untuk mendukung aktivitas rekreasi, olahraga, edukasi, serta interaksi sosial masyarakat.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, perangkat wilayah, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang antusias menyambut hadirnya ruang publik baru tersebut.
Iin Mutmainnah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses penataan kawasan hingga Taman Kosambi dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melihat langsung Taman Kosambi yang telah selesai ditata. Berbagai fasilitas sudah diperbaiki dan ditingkatkan sehingga masyarakat memiliki ruang terbuka yang lebih nyaman untuk beraktivitas,” ujar Iin.
Menurutnya, keberadaan taman kota memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan. Selain menjadi tempat rekreasi, taman juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial, sarana olahraga, hingga media edukasi lingkungan bagi warga.
Ia berharap Taman Kosambi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia.
“Taman ini adalah milik bersama. Karena itu, perlu dijaga dan dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Selain sebagai tempat rekreasi, taman ini juga berpotensi menjadi sarana edukasi lingkungan dan pengembangan kegiatan urban farming,” katanya.
Iin juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan, keamanan, dan kelestarian fasilitas yang telah disediakan pemerintah. Menurut dia, keberhasilan pembangunan ruang publik tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh kepedulian masyarakat dalam merawatnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat Dirja Kusuma menjelaskan bahwa Taman Kosambi merupakan hasil pengembangan kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai Jalur Hijau Kosambi.
Melalui proses revitalisasi, kawasan tersebut ditata menjadi taman kota yang lebih representatif dengan luas sekitar 2,9 hektare. Berbagai fasilitas juga disiapkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan ruang publik yang nyaman dan multifungsi.
“Selain berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, taman ini juga dirancang sebagai ruang interaksi masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan positif,” ujar Dirja.
Ia menjelaskan, sejumlah fasilitas yang tersedia antara lain area bermain anak, sarana olahraga, jogging track, area duduk, ruang terbuka untuk kegiatan komunitas, serta fasilitas pendukung lainnya yang dapat digunakan masyarakat setiap hari.
Menurut Dirja, keberadaan taman tersebut juga terintegrasi dengan fasilitas sosial, fasilitas umum, dan aset olahraga yang berada di sekitarnya. Dengan demikian, manfaat yang dihasilkan tidak hanya terbatas pada aspek lingkungan, tetapi juga mencakup aspek sosial, budaya, ekonomi, dan kesehatan masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan, ruang terbuka hijau juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem kota, meningkatkan kualitas udara, serta menjadi area resapan air yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
Peresmian Taman Kosambi berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Acara diawali dengan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya taman untuk umum, dilanjutkan dengan penanaman pohon tabebuya merah muda sebagai simbol penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam bersama warga serta peninjauan sejumlah fasilitas taman yang telah siap digunakan. Kehadiran Taman Kosambi diharapkan menjadi ruang publik yang mampu memperkuat interaksi sosial masyarakat sekaligus mendukung gaya hidup sehat di lingkungan Jakarta Barat.
Dengan bertambahnya ruang terbuka hijau yang berkualitas, Pemerintah Kota Jakarta Barat berharap masyarakat memiliki lebih banyak pilihan ruang publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan untuk beraktivitas sehari-hari.
Penulis: Awal
Editor: Antoni








