Bintan, Jurnalkota.co.id
Polres Bintan mulai mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Patuh Seligi 2026 yang akan digelar secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Kepulauan Riau. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Patuh Seligi 2026 di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polres Bintan, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Bintan Kompol Ahmad Rudi Prasetyo didampingi Kabag Ops Polres Bintan dan diikuti seluruh personel yang akan terlibat dalam Operasi Patuh Seligi 2026.
Lat Pra Ops merupakan tahapan penting sebelum operasi dilaksanakan. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh personel terkait sasaran operasi, pola bertindak, mekanisme pelaporan, hingga strategi pelaksanaan tugas di lapangan agar operasi berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam arahannya, Kompol Ahmad Rudi Prasetyo menegaskan bahwa keberhasilan operasi sangat bergantung pada kesiapan personel, baik dari sisi pemahaman tugas maupun kemampuan menjalankan fungsi masing-masing selama operasi berlangsung.
“Melalui kegiatan Latihan Pra Operasi ini, diharapkan seluruh personel memiliki pemahaman yang sama terkait sasaran operasi, cara bertindak, serta sistem pelaporan sehingga pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 dapat berjalan secara optimal, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ahmad Rudi.
Menurut dia, kesamaan persepsi menjadi hal penting agar seluruh personel dapat bekerja secara profesional, terkoordinasi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama operasi berlangsung.
Operasi Patuh Seligi 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian yang berfokus pada peningkatan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Selain itu, operasi ini juga bertujuan menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas yang masih menjadi perhatian aparat kepolisian.
Pelaksanaan operasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Dalam Lat Pra Ops, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait pola operasi, tugas pokok masing-masing satuan tugas (satgas), hingga langkah-langkah yang harus dilakukan di lapangan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
Selain aspek penegakan hukum, Polres Bintan juga menekankan pentingnya pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis kepada masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas secara sukarela.
Petugas di lapangan nantinya tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara.
Adapun sasaran Operasi Patuh Seligi 2026 meliputi berbagai jenis pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Di antaranya penggunaan telepon genggam saat berkendara, pengemudi atau pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm standar SNI bagi pengendara sepeda motor, tidak mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat, melawan arus, serta berkendara di bawah pengaruh alkohol.
Selain itu, pelanggaran lain yang berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan juga menjadi perhatian dalam operasi tersebut.
Polres Bintan berharap melalui pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas dapat terus meningkat. Dengan meningkatnya kepatuhan pengguna jalan, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas diharapkan dapat ditekan secara signifikan.
Operasi yang akan berlangsung selama 14 hari itu juga menjadi momentum bagi kepolisian untuk mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
Polres Bintan mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi Kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Bintan tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar dan nyaman.








