Lingga, Jurnalkota.co.id
Tim Food Safety Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Lingga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun 2026 sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat di Kabupaten Lingga, Kamis (18/6/2026).
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan setiap makanan yang disajikan memenuhi standar keamanan pangan, kualitas gizi, serta layak dikonsumsi oleh masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan Polres Lingga terhadap pelaksanaan program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Pemeriksaan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan dilaksanakan di empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Lingga Singkep Dabo 3, SPPG Lingga Singkep Barat Kuala Raya 4, SPPG Lingga Utara Duara 4 Yayasan Kemala Bhayangkari, serta SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Bhayangkari 2 Daik Lingga.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Food Safety Polres Lingga melakukan serangkaian pengujian terhadap menu makanan yang telah disiapkan. Pemeriksaan meliputi aspek fisik, kimia, dan organoleptik, mulai dari bentuk makanan, warna, aroma, rasa, hingga kandungan gizinya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada makanan yang mengalami penurunan kualitas maupun berpotensi membahayakan kesehatan penerima manfaat.
Pada SPPG Lingga Singkep Dabo 3, tim memeriksa menu yang terdiri atas nasi putih, ayam lada hitam atau ayam kecap, tempe orek, tumis kacang panjang dan kol, serta buah manggis.
Sementara itu, di SPPG Lingga Singkep Barat Kuala Raya 4, menu yang diperiksa meliputi nasi putih, telur semur, tahu cabai hijau, tumis buncis dan kol, serta buah semangka.
Selanjutnya, pada SPPG Lingga Utara Duara 4 Yayasan Kemala Bhayangkari, tim melakukan pemeriksaan terhadap menu nasi putih, teri mix kacang tanah balado, tahu goreng, tumis wortel dan kol, serta susu UHT full cream.
Sedangkan di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Bhayangkari 2 Daik Lingga, menu yang disiapkan terdiri atas nasi putih, bola-bola ayam mentega, tempe orek, sayur bening gambas dan wortel, serta buah jeruk.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan melalui Penanggung Jawab SPPG Polres Lingga, IPDA Alexander Maramis, mengatakan pengawasan keamanan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Menurut Alexander, keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada masyarakat, tetapi juga dari kualitas dan keamanan makanan yang diterima oleh para penerima manfaat.
“Polres Lingga berkomitmen mendukung Program Makan Bergizi Gratis melalui pengawasan keamanan pangan secara maksimal. Setiap menu yang didistribusikan harus memenuhi standar kesehatan, memiliki kandungan gizi yang baik, serta aman untuk dikonsumsi sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” kata Alexander.
Ia menegaskan bahwa pemeriksaan rutin akan terus dilakukan guna menjaga kualitas makanan yang disiapkan oleh masing-masing SPPG. Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan seluruh proses penyediaan makanan dapat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Food Safety Polres Lingga, seluruh menu yang diperiksa di empat SPPG dinyatakan memenuhi standar kelayakan konsumsi.
Setiap sampel makanan menunjukkan kondisi fisik yang baik, memiliki aroma dan rasa yang normal, serta memenuhi standar kandungan gizi yang dibutuhkan. Tidak ditemukan indikasi makanan yang berpotensi membahayakan kesehatan penerima manfaat.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa seluruh menu yang akan didistribusikan telah memenuhi standar keamanan pangan dan layak untuk disajikan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan pengawasan ini, Polres Lingga menegaskan komitmennya dalam mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memastikan setiap makanan yang didistribusikan kepada masyarakat memiliki kualitas terbaik, aman dikonsumsi, dan mampu memberikan manfaat gizi yang optimal bagi para penerima manfaat.








