Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota Tanjungpinang mengajak masyarakat melaksanakan salat istisqa’ pada Minggu (29/3/2026) pukul 09.00 WIB di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Jalan Basuki Rahmat, sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang.
Ajakan tersebut disampaikan dalam Dialog Interaktif Pagi RRI Tanjungpinang, Sabtu (28/3/2026), saat kondisi ketersediaan air bersih mulai terbatas di sejumlah wilayah.
Pemerintah kota, lanjut dia, juga terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak. Sejumlah mobil tangki disiagakan setiap hari untuk didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan, termasuk dalam kondisi darurat, dengan melibatkan camat, lurah, serta instansi terkait.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Tanjungpinang, Tamrin Dahlan, mengatakan upaya lahir dan batin perlu dilakukan secara bersamaan dalam menghadapi kondisi ini.
“Selain usaha teknis yang sudah dilakukan, kita juga berdoa bersama. Mudah-mudahan Allah menurunkan hujan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Tamrin.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak istigfar, saling memaafkan, serta memperbaiki hubungan antarsesama sebagai bagian dari ikhtiar spiritual.
Menurut Tamrin, pelaksanaan salat istisqa’ yang difasilitasi pemerintah menjadi momentum introspeksi diri di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.
“Kadang-kadang kita tidak sadar, ada kelalaian dalam diri kita. Bisa jadi ini ujian, bahkan peringatan bagi kita semua,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Erizal, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut hadir dalam salat istisqa’.
“Walaupun tidak semua langsung terdampak, kita perlu memikirkan orang lain. Kehadiran kita dalam salat ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama,” ujarnya.
Ketua Forum Komunikasi Mubaligh (FKM) Kota Tanjungpinang, Hariyun Sagita, turut mengajak masyarakat, termasuk ASN, guru, dan organisasi kemasyarakatan Islam, untuk berpartisipasi.
“Kami mengajak masyarakat melaksanakan salat istisqa’ untuk menjemput hujan,” kata Hariyun.
Ia mengimbau masyarakat hadir lebih awal sekitar pukul 08.30 WIB dengan mengenakan pakaian bersih dan sederhana, serta memperbanyak istigfar sejak dari rumah.
“Hadir dengan hati yang yakin, semoga doa diijabah Allah,” ujarnya.














