Lingga, Jurnalkota.co.id
Polsek Daik Lingga meningkatkan patroli di sejumlah lokasi yang berpotensi terdampak bencana alam sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Patroli yang dilaksanakan Unit Samapta Polsek Daik Lingga pada Minggu (7/6/2026) tersebut menyasar sejumlah titik rawan banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor di wilayah hukum Polsek Daik Lingga.
Kegiatan dipimpin personel Unit Samapta, Briptu Sepri Wahyudianto dan Bripda Gherry Bryan Sinaga. Keduanya melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lingkungan yang berpotensi terdampak bencana akibat curah hujan tinggi dan perubahan cuaca yang tidak menentu.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pemantauan antara lain kawasan permukiman warga, lahan perkebunan masyarakat, aliran sungai, hingga daerah yang memiliki tingkat kerawanan longsor cukup tinggi.
Adapun rute patroli meliputi Jalan Sawah Indah dan Jalan Istana Robat. Kedua kawasan tersebut menjadi jalur pemantauan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman serta tidak ditemukan potensi gangguan yang dapat membahayakan masyarakat.
Selama patroli berlangsung, personel kepolisian tidak hanya melakukan pengecekan kondisi wilayah, tetapi juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat terkait langkah-langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem.
Warga diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang melanda. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari lokasi yang berisiko terjadi longsor maupun pohon tumbang serta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan melalui Kapolsek Daik Lingga IPTU Suhendri mengatakan, patroli daerah rawan bencana merupakan salah satu upaya preventif yang secara rutin dilakukan jajaran kepolisian untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan mengingat perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.
“Melalui patroli dan pemantauan rutin di daerah rawan bencana, kami ingin memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi maupun kejadian bencana alam sehingga dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” kata IPTU Suhendri.
Ia menambahkan, sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian sangat diperlukan dalam upaya mitigasi bencana. Informasi yang cepat dari warga akan membantu petugas mengambil langkah penanganan lebih dini sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
Dari hasil patroli yang dilakukan, situasi di wilayah hukum Polsek Daik Lingga terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian bencana alam yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Kehadiran personel kepolisian di lapangan juga mendapat respons positif dari warga. Selain memberikan rasa aman, patroli tersebut dinilai mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Polres Lingga menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan patroli, pemantauan wilayah, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan warga dari ancaman bencana alam.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lingga IPTU Indra Gunawan mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin mengetahui informasi kerawanan wilayah, atau menyampaikan pengaduan agar memanfaatkan layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam.
Selain itu, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang tersedia di Google Play Store maupun App Store untuk memperoleh berbagai layanan kepolisian secara cepat, mudah, dan terintegrasi.








