Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Bappelitbang Kota Tanjungpinang kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 di Kelurahan Tanjungpinang Kota, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari hasil rembug warga yang telah dilaksanakan pada akhir 2025.
Musrenbang yang berlangsung di aula kantor kelurahan tersebut menjadi forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yoni Fadri, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang penting untuk merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran.
“Musrenbang ini sangat penting kita ikuti bersama. Melalui forum ini, kita menyusun program pembangunan yang paling mendesak, menyelaraskan usulan masyarakat dengan kebijakan pemerintah, serta memastikan pembangunan berjalan efektif, efisien, dan berkeadilan,” ujar Yoni.
Senada, Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang Riono menjelaskan bahwa usulan yang disampaikan dalam Musrenbang tingkat kelurahan merupakan hasil penyaringan prioritas dari masyarakat. Meski demikian, seluruh masukan tetap ditampung dan dicatat sebagai bank data perencanaan.
“Semua usulan akan kami tampung. Untuk realisasi, tentu akan diprioritaskan yang paling mendesak dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. Usulan lainnya tetap menjadi bahan perencanaan untuk tahun-tahun berikutnya,” kata Riono.
Sementara itu, Lurah Tanjungpinang Kota Febryanto menyoroti posisi strategis wilayahnya sebagai kawasan kota lama yang menjadi pusat aktivitas perekonomian, perbankan, dan perkantoran.
“Musrenbang hari ini merupakan hasil dari rembug warga bersama RT dan RW yang dilaksanakan pada November 2025. Karena itu, forum ini harus kita kawal bersama dari awal hingga selesai agar rencana pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan wilayah,” ujar Febryanto.








