Jakarta, Jurnalkota.co.id
Fraksi Demokrat–Perindo DPRD DKI Jakarta mendorong percepatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembangunan Keluarga sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat di ibu kota.
Fraksi Demokrat–Perindo menilai pembangunan keluarga merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat, harmonis, dan sejahtera di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi Jakarta sebagai kota metropolitan.
Wakil Ketua Fraksi Demokrat–Perindo DPRD DKI Jakarta Dina Masyusin mengatakan regulasi mengenai pembangunan keluarga sangat dibutuhkan untuk memperkuat peran keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
Menurut Dina Masyusin, berbagai persoalan seperti kemiskinan, kenakalan remaja, kekerasan dalam rumah tangga, hingga masalah stunting perlu ditangani secara komprehensif melalui penguatan institusi keluarga.
“Pembangunan keluarga adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat. Ketika keluarga menghadapi tekanan ekonomi, konflik relasi, maupun tantangan pengasuhan, dampaknya bisa meluas menjadi persoalan publik,” ujar Dina Masyusin saat menyampaikan pandangan fraksi di DPRD DKI Jakarta, Senin (9/3/2026).
Ia menambahkan, Raperda Pembangunan Keluarga perlu segera dibahas dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) agar pemerintah daerah memiliki landasan hukum yang kuat dalam menjalankan berbagai program pembinaan keluarga.
Dengan adanya regulasi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diharapkan dapat mengembangkan program yang lebih terarah dalam memperkuat ketahanan keluarga.
Selain itu, regulasi tersebut juga dinilai penting untuk mendorong sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai lembaga terkait dalam membangun ketahanan keluarga di Jakarta.
Fraksi Demokrat–Perindo juga menekankan pentingnya layanan perlindungan bagi keluarga rentan melalui penyediaan standar layanan minimum serta mekanisme respons cepat ketika keluarga mengalami krisis sosial.
Menurut Dina Masyusin, pembangunan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat serta berbagai organisasi sosial.
Sejumlah warga menyambut baik dorongan tersebut. Mereka berharap kebijakan yang dihasilkan nantinya benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga di Jakarta.
“Kalau keluarga kuat, tentu masyarakat juga akan kuat. Mudah-mudahan regulasi ini benar-benar bisa membantu masyarakat,” ujar salah seorang warga.
Melalui Raperda Pembangunan Keluarga, diharapkan berbagai program pemberdayaan keluarga di Jakarta dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, serta mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tengah dinamika kehidupan perkotaan.
Penulis: Awal
Editor: Antoni













