Bau Menyengat dan Jalan Becek di Kalideres Dikeluhkan Warga, Diduga Dampak Proyek Galian PDAM

Jasa Maklon Sabun

Jakarta, Jurnalkota.co.id

Bau menyengat dari saluran air yang meluber ke badan Jalan Satu Maret, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, dikeluhkan warga dan para pengguna jalan.

Kondisi tersebut diduga dipicu oleh proyek galian pipa PDAM yang hingga kini belum rampung.

Selain menimbulkan aroma tak sedap, genangan air dari saluran yang tersumbat juga membuat kondisi jalan berubah seperti kubangan lumpur. Situasi ini menyebabkan aktivitas warga dan pedagang di sekitar lokasi proyek terganggu.

Salah seorang warga setempat, Aini, mengatakan wilayah tersebut kini terlihat kumuh, becek, dan dipenuhi bau tidak sedap akibat air saluran yang meluap ke jalan.

“Kondisi jalan sudah rusak parah. Ditambah lagi air dari saluran itu meluber ke jalan, membuat Jalan Satu Maret menjadi biang kemacetan dan terlihat amburadul,” kata Aini, Kamis (5/3/2026).

Ia juga mempertanyakan respons Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat serta pejabat wilayah yang dinilai lamban menanggapi keluhan masyarakat.

“Ini pemda ke mana? Sepertinya tidak peduli dengan kondisi yang dialami masyarakat. Seharusnya lurah dan camat sebagai pimpinan wilayah cepat merespons kondisi seperti ini,” ujarnya.

Menurut Aini, proyek galian yang tak kunjung rampung menyebabkan kemacetan terjadi hampir setiap hari di ruas jalan tersebut.

Ia bersama warga lainnya berharap Pemerintah Kota Jakarta Barat segera turun langsung meninjau kondisi di lapangan dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Aini menegaskan warga tidak menolak program pembangunan pemerintah, termasuk proyek penyediaan air bersih. Namun pelaksanaannya diharapkan dilakukan secara profesional tanpa menimbulkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat.

“Kami tidak menolak program pengadaan air bersih. Tapi pelaksanaannya jangan sampai masyarakat yang dikorbankan terlalu lama seperti ini. Tolong tegur pihak PDAM agar bekerja lebih profesional dan tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat,” katanya.

Aini yang juga berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas di Jakarta berharap Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Bina Marga dan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) segera turun tangan agar keluhan warga dapat ditangani dan kondisi jalan kembali normal.

 

Penulis: Awal
Editor: Antoni

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *